Jelang Pemilu di Kota Cirebon Diterpa Hoaks Kena OTT Money Politic

ILUSTRASI

CIREBON– Sejak pagi hari menjelang pemilihan umum, ada kabar yang beredar terkait tertangkap tangannya seorang calon anggota legislatif (caleg) karena money politics.  Dari informasi yang dihimpun Radar Cirebon, isu caleg yang tertangkap basah karena serangan fajar ramai diperbincangkan warga di Kampung Samadikun, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan.

Kendati demikian, OTT serangan fajar ini dibantah oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cirebon Mohamad Joharudin. Johar mengaku, pihaknya belum atau tidak menerima laporan dari bawahannya.

Begitu juga aduan dari masyarakat juga tidak ada yang masuk. Sehingga tidak ada dugaan money politics yang diproses. “Itu hoaks. Kalau ada pasti kami sudah memproses,” ujar Johar, ditemui di TPS 07 Pesantren Kelurahan Kalijaga, Rabu (17/4).

Dari cross check koran ini, Gakumdu yang didalamnya dari unsur pemerintah, Polri, TNI dan Kejaksaan Negeri, juga tidak menerima laporan serangan fajar. Pada kondisi ini Johar mengingatkan untuk tidak langsung mempercayai kabar yang tidak jelas sumbernya. “Hati-hati menyebar hoaks bisa dipidanakan, selain itu merusak nama baik orang yang dituduh,” tegasnya.

Wartawan Radar Cirebon mencoba untuk mengkonfirmasi dengan menelpon ke caleg yang bersangkutan. Namun sampai sekarang belum direspons. (gus)