Jelang Pensiun dari Sekwan, Suraja Pamitan

SEKWAN-KUNINGAN-PAMIT
Sekwan Suraja saat foto bersama keluarga. Ia akan segera pensiun dari ASN sekaligus dari sekwan awal bulan Oktober. Foto: Istimewa

KUNINGAN – Status sebagai ASN sekaligus Sekretaris DPRD (Sekwan) pada diri Suraja akan segera berakhir. Menjelang masa purnabakti atau pensiunnya itu, Suraja pun sudah menyampaikan pamit kepada sejunlah pihak.

Kepada Radar Kuningan, kemarin (15/9), Suraja menegaskan dirinya akan memasuki masa pensiun sekitar 2 pekan ke depan, atau tepatnya 1 Oktober 2019. Kata pamit pun sudah diungkapkannya, termasuk kepada wartawan.

“Saya sebentar lagi mau pensiun, saya pamit. Mohon maaf juga kepada teman-teman media, terutama yang sehari-hari bertugas meliput di DPRD. Terima kasih atas kerja sama yang selama ini terjalin,” kata Suraja.

Permohonan maaf disampaikan Suraja kepada banyak pihak, mulai dari Bupati, Wabup, Sekda, jajaran SKPD, Forkopimda, media, LSM, dan lembaga lainnya. Maaf juga ia sampaikan khusus kepada para anggota DPRD dan jajaran Sekretariat DPRD Kuningan yang selama ini telah bersamanya.

“Mohon maaf kepada semuanya barangkali selama saya bertugas ada hal-hal yang kurang berkenan. Mohon maaf,” ucap Suraja.

Selain kata maaf, ucapan terima kasih pun ia sampaikan kepada pihak-pihak yang sama. Terima kasihnya itu disampaikan atas kerja sama, perhatian, dedikasi, dan hal-hal lainnya berkaitan dengan tugasnya sebagai Sekwan dan ASN.

“Terima kasih kepada semuanya yang selama ini telah mendukung dan bekerjasama dengan saya dalam menjalankan tugas. Mudah-mudahan kita semua tetap dalam lindungan Allah SWT,” tuturnya.

Ditanya apa kegiatan yang akan dilakukannya setelah pensiun, ia memastikan akan fokus mengurus keluarga, terutama menimang cucunya. Namun begitu bukan berarti dirinya sebagai baby sitter atau pembantu rumah tangga.

“Saya mau ngasuh incu (mengasuh cucu, red) di rumah. Tapi bukan baby sitter. Ya ada juga usaha kecil-kecilan,” terang Suraja.

Suraja mengaku ada sejumlah pimpinan parpol yang menawarinya untuk aktif sebagai pengurus partai, namun ia menolaknya karena ia akan fokus bersama keluarganya. Lebih khusus ia akan mengasuh cucu.

“Banyak yang menawari saya jadi pengurus partai, tapi saya tidak mau. Saya ngasuh cucu saja. Saya akan menikmati masa pensiun. Kepada semuanya saya ingin pamit, mohon maaf sekali lagi bila ada kesalahan,” ucapnya lagi. (muh)

Berita Terkait