Jembatan Cikeruh Dibangun Permanen

Diguyur DAK Rp 6,5 M, Pertengahan Februari Dilelang

Jembatan-Gantung-Cikeruh-Bakal-Dibangun-Permanen
MEMANTAU: Camat Sindang Wahyudin (kiri) didampingi Sekretarisnya memantau Jembatan Gantung Cikeruh, kemarin. Foto: Budhi Haryanto/Radar Majalengka

MAJALENGKA – Masyarakat yang tinggal di Desa Pasirayu dan Sindang Kecamatan Sindang Kabupaten Majalengka boleh merasa lega dan bergembira. Pasalnya, setelah puluhan tahun mendambakan pembangunan permanen Jembatan Cikeruh, mimpi itu segera terwujud.

Camat Sindang Wahyudin menuturkan, berkat perhatian Pemerintah Kabupaten Majalengka, jembatan gantung Cikeruh akan dibangun permanen tahun ini. “Kami menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pak Bupati/Wakil Bupati Majalengka Karna Sobahi dan Tarsono D Mardiana yang begitu perhatian pada masyarakat di Kecamatan Sindang,” tuturnya.

Setelah pembangunan Jembatan Cikeruh rampung, Wahyudin mengatakan secara otomatis aktivitas warga lebih lancar. Bahkan dampaknya tidak hanya dirasakan masyarakat Desa Pasirayu dan Sindang saja, tetapi juga warga Kecamatan Sindang dan Maja. Dengan jembatan ini, pengguna jalan bisa langsung menuju jalan utama Sukahaji-Rajagaluh.

Terpisah, Kepala Dinas BMCK Kabupaten Majalengka Eman Suherman menjelaskan, pembangunan jembatan Cikeruh bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) Tahun Anggaran 2019. Rencananya pembangunan jembatan tersebut menelan biaya Rp 6,5 miliar.

“Insya Allah pada pertengahan Februari 2019 akan dilelangkan. Mudah-mudahan saja pada saat pelaksanaannya nanti tidak ada hambatan,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Eman, infrastruktur memegang peranan penting sebagai roda penggerak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan. Keberadaan infrastruktur yang memadai sangat diperlukan dan penting dalam sistem pelayanan masyarakat. Dan pembangunan jembatan merupakan pembangunan infrastruktur transportasi perdesaan guna mendukung peningkatan aksesibilitas masyarakat desa.

“Nantinya pembangunan Jembatan Cikeruh itu bisa mendongkrak berbagai aktivitas masyarakat pedesaan, dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” lanjutnya.

Disamping itu, kehadiran jembatan permanen diyakini akan memberikan  multiplier effect. Karena, jembatan itu akan memberikan kemudahan dalam akses sarana transportasi dan komunikasi dalam bidang usaha perdagangan, pertanian, termasuk membuka peluang baru bidang pariwisata yang ada di wilayah Kecamatan Sukahaji, Sindang, Rajagaluh, dan Leuwimunding. (har)