Jokowi Gas Pol, Prabowo Optimis Menang

Joko Widodo Capres 01-Prabowo Subianto Capres 02

PASANGAN capres-cawapres terus unjuk kekuatan. Kemarin Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menggelar kampanye akbar di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, sementara Jokowi-Ma’ruf Amin berkampanye di Tangerang, Banten.

Capres Prabowo dan Cawapres Sandi memulai kampanye sejak pagi. Termasuk mengikuti Salat Hajat, Salat Subuh berjamaah, lalu diikuti lantunan salawat. Melihat massa sekitar 1 juta orang memenuhi GBK, Prabowo optimistis menang dalam kontestasi Pilpres 2019. “Yakinlah saudara-saudara, yakinlah kita pasti menang,” tandas Prabowo.

Ia kembali menegaskan tidak ada niat lain kecuali hanya ingin bekerja dan berjuang untuk rakyat Indonesia. Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu tidak rela melihat rakyat Indonesia yang susah makan dan susah mendapatkan pekerjaan. Ia yakin mayoritas rakyat Indonesia ingin adanya perubahan. “Saya bersama Sandiaga Uno, kami tak ada niat selain bekerja mengabdi dan berbakti untuk seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Beberapa tokoh nasional hadir di kampanye itu. Antara lain Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, tokoh PAN Amin Rais, Wakil Ketua Dewan Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, dan tokoh-tokoh lainnya. Selain pemaparan yang disampaikan sejumlah tokoh politik, ada yang manarik dalam kesempatan itu, yakni hadirnya Imam Besar FPI (Front Pembela Islam) Habib Riezieq Shihab.

Ya, Habib Riezieq Shihab hadir. Tapi tidak secara fisik. Orasi politik dan penegasan dukungannya disampaikan melalui video yang mendapat aplaus dari massa yang datang dari penjuru tanah air. Ia menyampaikan 10 alasan mengapa Prabowo-Sandi layak dipilih masyarakat di Pilpres 2019.

“Kenapa Prabowo-Sandi di mana-mana disambut dengan antusias, mereka datang tanpa dibayar dan tanpa diiming-imingi hadiah? Pertama karena Prabowo-Sandi merupakan capres-cawapres hasil ijtima ulama,” papar Habib Rizieq.

Alasan kedua, Prabowo-Sandi setia pada Pancasila dan UUD 1945 yang sejati untuk membela agama, bangsa, dan negara. Sementara alasan ketiga, Prabowo-Sandi bersedia menandatangani pakta integritas di hadapan para habaib dan ulama. “Keempat, Prabowo-Sandi cinta dan hormat kepada ulama serta tegas menolak kriminalisasi ulama. Kelima, tidak memusuhi Islam dan agama lainnya,” ujarnya.

Keenam, lanjut Habib Rizieq, Prabowo-Sandi berakal sehat sehingga tidak memaksa orang gila untuk memilih dan tak mengadudomba antar anak bangsa. Untuk alasan ketujuh, Prabowo-Sandi tidak membohongi rakyat, dan kedelapan tidak melindungi PKI, paham liberal, dan aliran sesat dan maksiat. “Kesembilan, jujur, tidak curang, dan tidak intimidasi terhadap siapapun dalam memilih serta tidak melakukan kampanye hitam pada lawan politik. Alasan kesepuluh, membawa harapan baru ke arah lebih baik,” paparnya.

Halaman: 1 2