Jokowi-Prabowo Harus Bertemu

ILUSTRASI

JAKARTA-Rekonsiliasi antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto perlu segera dilakukan. Pertemuan kedua tokoh ini dinilai penting untuk kemaslahatan bangsa. Para pembisik diminta jangan mengganggu rencana rekonsiliasi tersebut.

“Pertemuan antara Pak Jokowi dan Pak Prabowo harus dilakukan. Ini sangat penting. Tapi, jangan ada pembisik. Bahaya itu. Saya tahu dan kenal Prabowo. Dia itu letting saya di Akabri. Mulai dari letnan hingga ke jenderal sama-sama. Saya ngerti benar siapa Prabowo. Yang terpenting adalah arahnya bersatu kembali,” ujar Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu di Jakarta, Kamis (27/6).

Mantan KSAD ini ini mengingatkan hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) patut dihormati. Ia meminta seluruh komponen bangsa bersatu untuk membangun Indonesia. Pemilu, lanjutnya, adalah kontestasi lima tahunan. Karena itu, usai Pemilu roda pembangunan harus terus bergerak. “Menang dan kalah adalah hal biasa dalam kompetisi. Pemilu sudah selesai. Mari kita bergandengan tangan membangun bangsa ini,” ajak Ryamizard.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. Ia mengajak semua pihak untuk merajut kembali rasa kebangsaan dan berkontribusi membangun negara. “Kita punya kewajiban semuanya sebagai warga negara dan sesama anak bangsa menjaga suasana politik yang kondusif,” kata Bambang di kompleks parlemen di Senayan, Jakarta, Kamis (27/6).

Pria yang akrab disapa Bamsoet itu mengharapkan tidak ada lagi kisruh atau keributan di tengah masyarakat. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. “Kalau masih ribut saja yang dirugikan adalah masyarakat,” imbuhnya.

Politisi Golkar ini meminta masyarakat mempercayakan keamanan kepada TNI dan Polri untuk menangani oknum-oknum yang ingin mengganggu keamanan negara. “Kepada para pihak yang masih mencoba mengganggu, jangan salahkan pihak keamanan kalau bertindak tegas. Karena kedamaian dan ketenangan bangsa adalah harapan semua rakyat Indonesia,” paparnya.

Seperti diketahui, Jokowi secara terbuka berulang kali meminta untuk bertemu dengan Prabowo pasca pemungutan suara di Pilpres 17 April 2019. Jokowi juga telah mengutus Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. Namun sejauh ini pertemuan yang direncanakan belum terealisasi. (rh/fin)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait