Kakek Berkolor Biru Dongker Tewas Tersambar KA Barang

Pria tanpa identitas ditemukan tewas di KM 213 +6 termasuk Desa Gamel, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Selasa siang (3/9) sekitar pukul 11.15 WIB. FOTO: CECEP NACEPI/RADAR CIREBON
Pria tanpa identitas ditemukan tewas di KM 213 +6 termasuk Desa Gamel, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Selasa siang (3/9) sekitar pukul 11.15 WIB.FOTO: CECEP NACEPI/RADAR CIREBON

CIREBON–Pria tanpa identitas ditemukan tewas di KM 213 +6 termasuk Desa Gamel, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Selasa siang (3/9) sekitar pukul 11.15 WIB. Korban diduga terserempet kereta api (KA) barang peti kemas 2514, jurusan Jakarta-Surabaya.

Usia korban ditaksir sekitar 60 tahun dengan tinggi 168, rambut lurus, memakai baju batik warna biru, celana kolor pendek warna biru dongker, dan membawa sarung warna hijau tua dikalungkan di leher. Kapolsek Plered AKP Budi Hartono mengatakan, kejadian tersebut diketahui kali pertama oleh petani sekitar. Korban terkapar di pinggir rel kereta. Melihat itu, petani langsung melaporkan ke Polsek Plered.

“Kita mendapatkan informasi dari petani, kemudian kita koordinasi dengan Polsuska dan tim identifikasi Polres Cirebon untuk ke lokasi kejadian,” terang Budi.

Tim Identifikasi yang tiba di lokasi kejadian memeriksa korban. Hasil pemeriksaan kepala korban pecah, patah tulang kiri dan lecet di bagian jari kaki dan lecet pada bagian tangan kiri. “Jenazah korban sudah kita bawa ke RSUD  Gunungjati. Sampai sekarang identitasnya masih belum diketahui. Kami juga sudah menginformasikan ke tetangga Desa sekitar melalui babinkamtibmas. Namun, tidak ada yang merasa kehilangan, dan tidak ada yang mengakui sebagai keluarganya korban,” tuturnya.

Di lokasi yang berbeda, Kasubag Humas Polres Cirebon Kabupaten Iptu Muhyidin menerangkan pihaknya masih belum mengetahui identitas korban. Tim identifikasi Polres Cirebon sudah melakukan pengecekan. Namun, identitas korban tidak terdeteksi. “Kemungkinan korban belum bikin E-KTP atau SIM karena saat dicek jari oleh Inafis identitasnya tidak muncul, diduga korban gelandangan,” pungkasnya. (cep)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait