Kang Ato Maestro Tarling Terbaik Tutup Usia

Sunarto Marta Atmaja. Kang Ato nama bekennya. Wafat di usia 74 tahun. FOTO: IST/RADAR CIREBON
Sunarto Marta Atmaja. Kang Ato nama bekennya. Wafat di usia 74 tahun.FOTO: IST/RADAR CIREBON

Dikatakan Aan, pada zaman dahulu, setiap lirik dari lagu yang telah tercipta sang ayah, mempunyai ceritanya tersendiri. “Kalau bapak itu sebagai primadonanya dan pemeran utama laki-laki. Biasanya melakoni cerita tentang rumah tangga atau pemuda-pemudi. Itu sekitar tahun 1970-an,” paparnya.

Lanjut pria yang menekuni kesenian angklung itu, saat sang ayah masih enerjik, bisa mencapai 350 pentas tarling dalam satu tahun. Ia juga merata-ratakan jumlah hari dalam satu tahun dengan jumlah pentas ayahnya.

“Kalau bulan puasa libur, satu tahun 365 hari. Jadi kalau dirata-ratakan hampir setiap hari ayah saya manggung dalam satu tahun. Ya itulah bapak. Semangatnya luar biasa untuk memajukan seni tarling dan budaya Cirebon,” tukasnya.

Sementara itu, artis tarling Cirebon Diana Sastra mengaku kehilangan salah satu seniman tarling legendaris. Menurutnya, almarhum adalah salah satu tokoh budaya yang banyak memberikan kontribusi terhadap kemajuan seni tarling di tanah air. Khususnya Cirebon dan Indramayu.

Dikatakan Diana Sastra, Kang Ato merupakan sosok yang tegas dan selalu memberikan dukungan kepada junior seperti dirinya. Almarhum juga sempat berpesan kepada Diana untuk melestarikan budaya seni daerah. “Selalu men-support kami yang junior dalam pengembangan seni melalui lagu-lagu lawasan beliau yang saya recycle (daur ulang, red),” tuturnya.

Diana Sastra mengucapkan rasa bela sungkawa dengan mengunjungi keluarga Kang Ato di Desa Pegagan Kidul, Palimanan, Minggu pagi (6/1). “Saya atas nama seniman pantura dan pribadi turut berduka cita. Semoga beliau ditempatkan yang terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang di tinggalkan diberi ketabahan,” tutupnya.

Ya, Kang Ato wafat di rumahnya Desa Pegagan Kidul, Kecamatan Palimanan, Sabtu malam (5/1) sekitar pukul 21.15 WIB. Penyakit paru-paru dan diabetes yang dideritanya selama puluhan tahun menjadi penyebab pria pria yang lahir di Desa Jemaras, Kecamatan Klangenan, tersebut.

Halaman: 1 2 3 4