Kapolres Indramayu Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

SILATURAHMI-KAMTIBMAS-INDRAMAYU
JAGA KAMTIBMAS: Kapolres Indramayu AKBP M Yoris MY Marzuki SIK didampingi Muspika Widasari menyampaikan pesan kamtibmas pada masyarakat Widasari bertempat di aula Kantor Kuwu Widasari, Jumat (5/7). FOTO: ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Kapolres Indramayu AKBP M Yoris MY Marzuki mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Hal itu, disampaikan kapolres saat kunjungan silahturrahmi kamtibmas di Desa/ Kecamatan Widasari, Jumat (5/7).

Dalam kesempatan itu, M Yoris mengungkapkan, maksud dan tujuannya bersilaturrahmi secara langsung dengan masyarakat di Kecamatan Widasari. “Bersilaturahmi bertemu secara langsung dengan masyarakat, mengenalkan diri kepada masyarakat di Kabupaten Indramayu,” tuturnya.

M Yoris mengatakan silaturrahmi kamtibmas di Widasari merupakan kunjungannya yang ke-21 dari 22 kunjungan kamtibmas di wilayah hukum Polres Indramayu.

“Delapan bulan menjabat sebagai Kapolres Indramayu, saya ingin menyampaikan terima kasih dan mengajak kepada masyarakat untuk menjaga kamtibmas, taat hukum, jangan sampai terjerat kasus pidana,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Widasari, Dulyono didampingi Kapolsek Widasari AKP I Komang Sarjana mengatakan, pesan kamtibmas yang disampaikan kapolres langsung kepada pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda, serta masyarakat Kecamatan Widasari, menambah pengetahuan masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban. Yang tidak hanya berguna agar masyarakat tidak tersangkut kasus pidana, tetapi menjaga masyarakat yang taat hukum dan peraturan.

“Bisa menambah wawasan dan kesadaran masyarakat dalam ikut berpartisipasi menjaga lingkungan agar aman dan tertib. Pesan yang disampai bisa menjadi acuan dan rambu-rambu bagi masyarakat ketika melakukan hal yang negatif atau bertentangan dengan hokum. Mengetahui apa risiko ketika sudah melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum,” paparnya.

Dulyono mengimbau kepada masyarakat yang hadir, agar lebih berhati-hati dalam melakukan tindakan, apakah bertentangan dengan hukun atau tidak.” Jangan sampai masuk pada ranah pidana yang bisa merusak kehidupan di masyarakat dan keluarga,”ujarnya. (oni)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait