Selama musim politik Pilpres 2019 dan realitas dunia maya, terutama di kolom komentar media sosial, orang dapat begitu mudah melampiaskan amarah. Suatu perdebatan, yang semestinya menjadi ajang untuk beradu ide atau gagasan, justru berubah fungsi sebagai wilayah pertarungan umpatan, caci maki, hingga ancaman