Kawasan Mangrove Mundu Diguyur Dana Rp200 Juta

TAMBAH PANJANG: Pemdes Mundu Pesisir menganggarkan sedikitnya Rp200 juta dari dana desa untuk pengembangan kawasan Mangrove Centre di desa setempat. FOTO: ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON

CIREBON-Mangrove Centre di Desa Mundu Pesisir mendapatkan suntikan dana segar untuk pengembangan kawasan wisata di desa tersebut, sebesar Rp200 juta. Suntikan dana tersebut, merupakan implementasi dana desa tahun anggaran 2019 yang diproyeksikan untuk pengembangan kawasan wisata mangrove.

Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Darma Samudera Nursin Subroto kepada Radar Cirebon mengatakan, saat ini pihaknya fokus pada pengembangan dan penambahan jogging track. Tujuannya, agar bisa memuaskan pengunjung yang datang.

“Yang ditambah itu panjang jogging track di kawasan mangrove, totalnya sekitar 90 meteran. Saat ini, sudah sekitar 50 persen pelaksanaannya. Anggaran yang diberikan pemdes untuk pengembangan kawasan wisata ini, untuk tahun ini sebesar 200 juta,” ujarnya.

Target Pokmas sendiri, wisata mangrove tersebut bisa dibuka pada tahun 2020, setelah semua fasilitas pendukung selesai dibangun. Seperti kamar mandi, musala dan lain-lain.

“Target awal kita 2020 siap operasi. Makanya, kita genjot untuk penambahan fasilitas. Ini penting agar ketika ada pengunjung datang, segala sesuatu fasilitasnya bisa siap,” imbuhnya.

Namun diakuinya, pengembangan wisata mangrove di Mundu Pesisir bukan tanpa kendala. Selain akses masuk lokasi wisata yang masih kurang baik, kesadaran warga juga harus dibangun, terutama untuk hal menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Akses jalan masuk ini yang ingin kita bangun. Cuma memang ada kendala karena lahannya kurang. Saat ini, akses yang ada hanya cukup untuk sepeda motor. Itupun lahan parkirnya kurang. Harus ada akses masuk yang representatif,” ungkapnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Mundu Pesisir, Brigadir Rosid Sidik SH kepada Radar Cirebon mengatakan, pihaknya mengawal dan mengawasi pelaksanaan pembangunan tersebut. Dia berharap pembangunan tersebut bisa menjadikan Kawasan Mangrove Centre lebih hidup. (dri)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait