Kawasan Pecinan Jamblang Jadi Destinasi Wisata Kota Tua

Bangunan tua di kawasan Jamblang. FOTO: ILMI YANFA UNNAS/ RADAR CIREBON
Bangunan tua di kawasan Jamblang. FOTO: ILMI YANFA UNNAS/ RADAR CIREBON

CIREBON – Pemerintah Kabupaten Cirebon akan melakukan penataan kawasan Pecinan di Kecamatan Jamblang. Kawasan Pecinan Jamblang sangat berpotensi menjadi kawasan kota wisata dengan berbagai keunggulan yang ada.

Sekretaris Disbudparpora Kabupaten Cirebon, Chaidir Susaliningrat mengatakan, Pemkab Cirebon sudah melihat Kawasan Pecinan Jamblang sebagai potensi wisata yang sangat perlu dikembang. “Pak Bupati ingin kawasan Pecinan di Jamblang ini untuk ditata dan dijadikan kawasan kota wisata,” ujarnya.

Chaidir mengungkapkan, banyak sekali potensi kawasan Pecinan di Jamblang untuk dijadikan kawasan wisata. “Kita lihat kawasan pecinan sebagai kota tua, karena memang banyak sekali bangunan-bangunan tua yang ada disana, terlebih lagi disitu juga menjadi kawasan Pecinan yang dimana warga Tionghoa sudah menetap lama disana,” tuturnya.

Bahkan, lanjutnya, potensi besar untuk dijadikan kota wisata di kawasan Pecinan Jamblang tersebut terdapat klenteng yang sudah berumur ratusan tahun. “Disitu ada Klenteng Jamblang, dimana klenteng tersebut berusia sangat tua, bahkan pembangunannya juga sama dengan pembangunan Masjid Agung Sang Cipta Rasa Kasepuhan,”ujarnya.

Saat ini, disbudparpora masih tengah mengkaji penataan kawasan wisata Pecinan Jamblang ini. “Belum kita laksanakan karena saat ini masih pengkajian, karena tentunya tidak sembarangan untuk penataan biar lebih efesien penataan yang dilakukan,” tuturnya.

Disbudparpora juga mempertimbangkan berbagai potensi yang bisa diterapkan. “Selain ada potensi Pecinan juga disitu ada wisata gerabah, sehingga tentunya akan kita padukan agar biar lebih baik lagi penataan kawasan Pecinan Jamblang ini,” ujarnya. (den)