Kebakaran Gunung Ciremai Meluas, Api Sudah Sampai Sadarehe dan Sindangwangi

KEBAKARAN-CIREMAI2
Titik lokasi kebakaran di Gunung Ciremai. Foto: Istimewa

MAJALENGKA – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di puncak Gunung Ciremai pada area Pos 6 jalur pendakian Apuy dan Palutungan berdampak sebaran titik api sudah sampai ke kawasan Sadarehe dan menuju ke daerah Sindangwangi.

Kendati dua heli waterboombing bantuan dari BNPB sudah dikerahkan, namun pemadaman masih belum maksimal. Dikarenakan beberapa kendala yang salah satunya cuaca. Sehingga tim gabungan masih bekerja keras memadamkan api dengan cara konvensional seperti membuat sekat bakar.

Bupati Majalengka Dr H Karna Sobahi MMPd ambil sikap terkait kebakaran yang terjadi di puncak Gunung Ciremai. Pihaknya sudah mendapatkan laporan dari kepala pelaksana BPBD kabupaten lengkap dengan rincian biaya operasionalnya.

Dijelaskan Karna, pemda memiliki dana cadangan yang hanya digunakan jika dalam keadaan mendesak seperti terjadi bencana dalam tingkat siaga. Karhutla yang tidak kunjung padam dan cenderung meluas karena cuaca dan angin kencang perlu penanganan yang lebih serius, dengan menggunakan pembiayaan dari dana cadangan.

“Kebutuhan untuk operasi penanganan Karhutla yang sekarang dalam level darurat itu maka dana cadangan bisa dapat digunakan,” ujarnya.

Disamping itu, Kapolres Majalengka AKBP Mariyono terus melakukan monitoring karhutla. Menurut kapolres, saat ini heli tidak bisa lagi melakukan pemadaman, karena adanya angin dan asap maupun kabut, sehingga waterboming tidak bisa dilanjutkan.

“Ada sekitar 160 personel Polres Majalengka dan ditambah dari TNI 1 SSK serta BPBD maupun masyarakat pencinta api yang telah disiapkan di lokasi kebakaran karhutla,” ujarnya. (ono)

Berita Terkait