Kebakaran Lahan Tebu di Waruduwur Tak Ganggu Perjalanan KA

Begini situasi saat api membakar lahan tebu di sekitar Stasiun Waruduwur, Sabtu siang (24/8). FOTO: IST/RADAR CIREBON
Begini situasi saat api membakar lahan tebu di sekitar Stasiun Waruduwur, Sabtu siang (24/8).FOTO: IST/RADAR CIREBON

CIREBON-Pembakaran lahan tebu di sekitar Stasiun Waruduwur, sempat dikhawatirkan mengganggu perjalanan kereta api yang melintasi Cirebon baik arah Jawa maupun Jakarta. Namun, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) III Cirebon memastikan kebakaran tidak berdampak pada gangguan perjalanan.

Manajer Humas PT KAI Daops III Cirebon Kuswardoyo mengatakan, pembakaran lahan di sekitar Desa Waruduwur dilakukan petani. Mereka membakar jerami, setelah panen. “Kelihatan besar, tapi adah padam dengan sendirinya,” kata Kuswardoyo kepada Radar Cirebon, Sabtu (24/8).

Dari laporan yang diterimanya, petani di sekitar kawasan itu sebetulnya sudah diingatkan untuk tidak membakar jerami. Petugas Stasiun Waruduwur juga sering menyampaikan imbauan. Namun, mereka tetap melakukan pembakaran lahan.  Yang dikhawatirkan, saat ini Kabupaten Cirebon tengah mengalami puncak kemarau. Sehingga rawan kebakaran lahan dan api bisa dengan cepat menyebar.

Kuswardoyo menyatakan, sejauh ini perjalanan KA tidak sampai terganggu. Lalu lintas kereta api dan jadwal pemberangkatan berjalan normal. “Lokasi aman untuk lalu lintas kereta api. Demikian info,” ucapnya. (ade)

Berita Terkait