Kebakaran Lahan Tewaskan Warga Desa Sidamukti Majalengka

Bupati dan Muspida Kabupaten Majalengka meninjau lokasi lahan perkebunan di blok Batu Gede, Desa Sidamukti, Kecamatan Majalengka yang terbakar. Kebakaran itu menewaskan seorang warga Blok Babakan Desa Sidamukti bernama Sahuri (50).FOTO:ALMUARAS/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA-Lahan perkebunan di blok Batu Gede Desa Sidamukti Kecamatan Majalengka terbakar pada Senin (7/10). Kebakaran itu menewaskan seorang warga Blok Babakan, Desa Sidamukti, Kabupaten Majalengka bernama Sahuri (50).

Penuturan anak korban, Salim, sang ayah berangkat ke kebun sekitar pukul 09.00 WIB. Ia tidak menduga, sang ayah meninggal di kebunnya sendiri. Saat kejadian Salim sedang mengairi lahan. Dan sang ayah, sedang membakar ilalang. “Saya baru mengetahui bapak jadi korban kebakaran sekitar pukul 17.00 WIB. Kami sekeluarga telah mengikhlaskannya dan tidak ada tanda-tanda kekerasan,” tuturnya.

Jasad Sahuri ditemukan dengan luka bakar di sebagian badan. Sahuri kemungkinan meninggal karena sesak nafas akibat asap api kebakaran. Sementara itu, Kepala Desa Sidamukti, Karwan tidak menyangka sama sekali kebakaran di lahan perkebunan milik warga ternyata mengakibatkan seorang warganya meninggal dunia.

Diceritakan dia, saat terjadi kebakaran dirinya bersama aparat terkait dan warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Karena mobil pemadam kebakaran sedang digunakan ke lokasi kebakaran di Sindangwangi.

Seorang warga asal Mukti Rahayu, Jojo yang merasa penasaran asal api berjalan-jalan mengitari lokasi lahan bekas kebakaran. Diungkapkan Karwan, warganya mendapati bekal makanan dan cangkul di lokasi lahan yang terbakar tersebut lagi.

“Kondisi jasad korban mengalami luka bakar yang tidak terlalu parah karena bajunya tidak gosong. Kemungkinan sesak napas akibat asap dan tersandung saat lari menghindari api dan terjatuh. Keluarga korban menolak untuk diotopsi dan mengiklaskan musibah itu sebuah takdir, sehingga langsung dimakamkan,” tutur Karwan. (ara)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait