Keluarga Korban Belum Tahu Motif Aksi Sadis Tetangganya

KORBAN-TUKANG-BECAK-SADIS
TIBA DI RUMAH DUKA: Jenazah Alifah usai dilakukan otopsi di RS Bhayangkara Indramayu. FOTO: NURHIDAYAT/RADAR CIREBON

CIREBON – Aksi pembunuhan yang terjadi di Desa Tuk, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jumat malam (11/1), masih menyita perhatian warga. Karena satu keluarga hendak dihabisi tetangganya sendiri dengan sadis.

Dalam peritiswa itu, hanya Alifah (50) yang tewas dengan luka parah di sejumlah bagian anggota tubuhnya. Sementara anak-anaknya berhasil menyelamatkan diri.

Pelakunya adalah Sailani (47) tetangganya sendiri yang sehari-harinya menjadi tukang becak. Belum diketahui secara pasti motif pelaku hendak menghabisi satu keluarga tetangganya tersebut.

Bahkan anak korban yang selamat, Maemunah (33), hingga kini masih belum mengetahui motif di balik pembunuhan tersebut. Sebab, dirinya merasa selama ini hubungan keluarganya dengan pelaku berjalan biasa saja.

“Kami nggak ada masalah nggak apa sama dia tuh,” lanjut Maemunah.

Baca:

Begini Kronologi Tukang Becak Sadis Bunuh Tetangganya

Sadis, Tukang Becak Habisi Nyawa Tetangganya Sendiri

Maemunah juga menampik jika pelaku mengalami gangguan jiwa. Ini karena pelaku selama ini juga bekerja sebagai tukang becak di depan kantor Imigrasi Cirebon, Jalan Sultan Ageng Tirtayasa Desa Kedung Dawa, Kabupaten Cirebon.

“Orang kerja jeh kalau sore. Gilanya gimana? Temannya kan sempat nanya pas habis dari sini (membunuh korban, red) tuh. Habis mukul Ibu Alifah katanya. Ngomongnya gitu, ngomongnya jujur sama temennya tuh. Terus di polsek aja ketika ditanya ini siapa, ngomongnya Bagja. Tahu dan sadar, kalau orang gila kan nggak tahu,” tandasnya.

Halaman: 1 2