Kemarau, Petani di Indramayu Bagian Timur Nikmati Panen

0et-250818-Petani Indramayu Timur Panen
ILUSTRASI

INDRAMAYU–Petani di wilayah Indramayu timur tengah menikmati masa panen. Petani di wilayah Kecamatan Indramayu, Balongan, Juntinyuat hingga Karangampel, saat ini masih sibuk memanen padi di sawah. Sejumlah petani mengakui kalau panen kali ini cukup berhasil.

“Panen kali ini lumayan berhasil, karena tidak ada gangguan hama maupun penyakit. Alhamdulillah kebutuhan air kemarin juga tercukupi,” ujar Duloh, petani di Kecamatan Juntinyuat.

Duloh bersama petani lainnya pun berharap, pada September nanti sudah turun hujan. Sehingga mereka bisa segera melakukan penanaman kembali. Selain itu, mereka juga berharap harga beras di pasaran bisa kembali membaik. Karena pada awal Agustus kemarin harga beras sempat jatuh saat bersamaan panen raya.

Sementara itu, salah seorang pedagang beras di Indramayu kota, Jana, mengungkapkan, harga beras kualitas bagus sempat turun mencapai Rp260 ribu per karung (berkapasitas 25 kilogram). Padahal bulan lalu harga beras tersebut masih mencapai Rp275 ribu per karung.

Untuk beras medium, saat ini harganya berkisar antara Rp220 ribu-Rp225 ribu per karung. Harga itupun sudah turun dibandingkan bulan lalu yang mencapai sekitar Rp240 ribu per karung. “Harga beras turun antara Rp10 ribu-Rp15 ribu per karung dalam sebulan terakhir,” ujarnya.

Jana menjelaskan, turunnya harga beras saat ini disebabkan masa panen raya yang belum berakhir. Kondisi itu menyebabkan pasokan gabah di tingkat petani menjadi berlimpah hingga akhirnya berpengaruh pada harganya yang jadi menurun.

Selain itu, kata Jana, pembagian program BPNT yang saat ini dilakukan di kecamatan-kecamatan di Kabupaten Indramayu juga ikut mendorong turunnya harga beras di pasaran. “Karena ada beras dari BPNT, mereka jadi tidak beli beras di pasar,” tutur Jana. (oet)