Kena Air Hujan, Kotak Suara Basah Melempem seperti Kerupuk

Data Sementara hingga Kemarin 1.436 Rusak

Pekerja mengangkut kotak suara berbahan karton yang sudah tak bisa digunakan karena terkena rembesan air di gudang yang disewa KPU Kabupaten Cirebon.
Pekerja mengangkut kotak suara berbahan karton yang sudah tak bisa digunakan karena terkena rembesan air di gudang yang disewa KPU Kabupaten Cirebon.

Ia menjelaskan, penyimpanan kotak suara untuk sementara masih di satu kompleks, yakni gudang PT Yusmou di Plumbon. Sebab, ada tiga lokal gudang yang disewa KPU. Kemarin, kotak suara yang kondisinya bagus ditempatkan di gudang paling belakang. ”Gudang yang bocor karena rembesan air hujan akan kita kosongkan,” imbuhnya.

Disinggung apakah waktu penyiapan logistik masih cukup melihat waktu pelaksanaan pemilu sisa dua bulan lebih? Asep mengaku waktunya masih cukup panjang. Sebab, masih ada logistik dari KPU RI yang belum diterima oleh KPU Kabupaten Cirebon. Seperti surat suara. “Nanti pendistribusian logistik ke kecamatan itu dilakukan H-5. Itu full dengan surat suara, formulir dan dokumen lainnya,” tandasnya.

Sementara Ketua Bawaslu Kabupaten Cirebon Abdul Khoir mengatakan data sementara yang masuk ke pihaknya sebanyak 1.436 kotak suara di gudang penyimpanan logistik KPU Kabupaten Cirebon rusak akibat terendam air hujan. Jumlah tersebut terhitung sejak Sabtu (9/2) hingga Senin sore (11/2).

“Jumlah itu kemungkinan masih bertambah karena proses penghitungan masih berlangsung. Namun, kami belum bisa memastikan kapan selesainya. Kalau kata KPU sih bisa tuntas di hari ini (kemarin, red),” paparnya kepada Radar Cirebon.

Halaman: 1 2 3 4

Berita Terkait