Kepala UPT Puskesmas Kejaksan Sebut DBD Masih Tahap Waspada

ILUSTRASI-Nyamuk Demam Berdarah

CIREBON-Musim penghujan yang masih berlangsung di Cirebon membuat UPT Puskesmas Kejaksan gencar mengampanyekan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Puskesmas setempat menyatakan status ini dalam tahap waspada DBD.

Puskesmas Kejaksan juga telah membuat pemantau jentik nyamuk di setiap rumah di Kecamatan Kejaksan. Kepala UPT Puskesmas Kejaksan dr H Junny Setyawati MKM menuturkan, dari 11 RW yang ada dalam wilayah kerja UPT Kejaksan, dua RW diantaranya masih memiliki angka bebas jentik di bawah 95 persen.

Untuk itu peningkatan kewaspadaan akan DBD terus ditingkatkan mengingat saat ini masih dalam musim penghujan. “Dua RW yang diprioritaskan karena rawan DBD yakni di RW 06 dan 08. Kami mengajak semua RW tetap waspada DBD daat ini,” ujar Junny kepada Radar Cirebon.

Untuk melakukan pengawasan tersebut, ada kader yang telah dibentuk. Mereka aktif melakukan edukasi dan sosialisasi pada setiap warga mengenai PSN.  Nantinya, masing-masing rumah memiliki satu pemantau jentik nyamuk. Hal ini tentu dapat meminimalisasi terjadinya DBD.

Hingga saat ini kasus DBD di UPT Puskesmas Kejaksan berangsur turun tiap tahunnya. Di tahun ini hingga berita ini diturunkan hanya 2 kasus DBD. Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat musim penghujan.

Berperilaku hidup sehat di saat musim hujan harus lebih ditingkatkan guna menghindari berbagai penyakit.  Saat musim penghujan tiba persebaran kuman dan virus sangat rentan. Hal ini dapat terjadi pada siapapun bukan hanya anak kecil dengan waktu yang tak dapat diprediksi. (apr)