Kiprah Perempuan di Ruang Publik, Eeng: Harus Lebih Kuat

ETI-HERAWATI-EENG
PILIHAN: Wakil Walikota Cirebon, Eti Herawati menjadi narasumber talkshow di Radar Cirebon Televisi, Sabtu (6/7). FOTO: OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

CIREBON – Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati menjadi perempuan pilihan. Kehadirannya mampu menginspirasi wanita masa kini.  Banyak ruang yang telah dilalui. Menjadi pengusaha, hingga politisi. Jauh dari cita-cita masa kecil, jadi dokter.

Kiprahnya, kini jauh lebih penting. Mengabdi dan menyejahterakan masyarakat Kota Cirebon. Ia pun harus pandai membagi waktu. Khususnya dengan keluarga. Sebab, sosoknya tetap seorang ibu. Eeng sapaan akrab Eti Herwati itu menjadi salah satu perempuan pilihan kartini masa kini.

Sabtu (6/7), sosok perempuan tangguh dan menginspirasi itu talk show di Radar Cirebon Televisi (RCTV). Sejumlah pertanyaan tentang perempuan yang disampaikan host RCTV Janur Wulan dijawabnya dengan mudah. Terang saja, ia punya segudang pengalaman.

“Tantangan perempuan untuk berkiprah di era sekarang ini memang berat. Apalagi menjadi perempuan pilihan. Harus kuat mental, dan tidak pantang menyerah. Artinya, perempuan harus bisa menyikapi gelombang kehidupan dan menghalau semua persoalan,” kata Eeng.

Menurutnya, perempuan bisa masuk ke semua lini. Hal itu sesuai dengan sifat perempuan yang luwes. Yang digunakan adalah hati nurani dan cara berpikir.

“Banyak tantangan besar yang harus dilalui hingga untuk bisa berkiprah di ruang publik,” terangnya.

Bagi dia, perempuan hari ini harus jauh lebih kuat. Prinsipnya hidup tidak harus tergantung. Tapi, mandiri. Di situlah wanita kuat dan hebat terlahir.

“Tidak ada kata kesulitan. Yang ada wanita harus siap menghadapi gelombang kehidupan dengan mengambil sisi baiknya,” tuturnya.

Dia menganggap wajar tatlaka perempuan yang mempunyai kiprah di publik tak kenal waktu. Sebab, sudah menjadi bagian dari kewajiban sebagai pelayan masyarakat.

“Kiprah di politik memang sulit. Tapi banyak hal yang didapat. Komunikasi dengan masyarakat secara langsung, salah satunya,” ucapnya.

Demokrasi di Kota Cirebon, kata Eeng, memang punya data tarik sendiri. Sebab, antusias masyarakatnya mengikuti pesta demokrasi begitu tinggi. “Ini pula yang memicu kita untuk banyak melakukan pembenahan di Kota Cirebon,” imbuhnya.

Eeng berharap, Kota Cirebon bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakatnya. khususnya kaum hawa. “Perempuan memang harus diberikan rasa aman dan nyaman. karena perempuan pun bisa berkontribusi dalam pembangunan,” pungkasnya. (sam)

Berita Terkait