Komitmen Kawal Pemekaran Indramayu, Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Jabar Dilobi

Ilustrasi-Pemekaran-Wilayah
ILUSTRASI

INDRAMAYU – Calon anggota legislatif terpilih DPRD Provinsi Jawa Barat, Hilal Hilmawan berkomitmen mengawal proses pembentukan calon daerah persiapan Kabupaten Indramayu Barat (Inbar) hingga ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Calon anggota dewan dari Partai Golkar ini menyatakan, tekadnya agar Kabupaten Inbar disetujui menjadi kabupaten baru di Provinsi Jabar.

“Pasti, jelas sebagai putra daerah kita akan lakukan upaya-upaya politik secara perlahan dan khusus. Insya Allah, kita juga nantinya akan lakukan pendekatan dengan fraksi lain selain Golkar agar proses ini bisa berjalan dengan lancar,” kata Hilal Hilmawan kepada Radar Indramayu.

Kendati belum dilantik, Hilal mengaku, terus memantau perkembangan rencana pembentukan daerah persiapan Kabupaten Inbar. “Bumi Wiralodra layak dimekarkan,” ujarnya.

Terdapat 3 parameter persyaratan yang menurutnya sudah terpenuhi. Pertama adalah jumlah penduduk Kabupaten Indramayu yang sudah mencapai 2 juta jiwa.

Kedua, lanjut Hilal, faktor sumber daya alam (SDA) serta demografi wilayah yang terlampau luas. Sehingga membutuhkan pelayanan pemerintahan yang efektif dan efesien dengan cara membentuk pemerintahan baru di Inbar.

“Ketiga yakni sumber daya manusia (SDM), di mana secara kualitas pendidikan banyak warga di wilayah Inbar yang bergelar doktor. Sarana pendidikan seperti perguruan tinggi juga sudah tersedia,” bebernya.

Di samping 3 parameter itu, lanjut Hilal, rencana pemekaran Kabupaten Indramayu sudah diperjuangkan terlampau lama atau sejak tahun 1999.

“Saya mengetahui betul gigihnya tokoh masyarakat Inbar memperjuangkan pemekaran hingga disetujui oleh pihak eksekutif maupun legislatif. Saya memang belum tahu akan masuk ke komisi mana. Tapi tidak masalah, kita akan lobi-lobi dewan lainnya untuk kepentingan masyarakat Indramayu,” katanya.

Hal senada disampaikan Abdul Rozaq Muslim. Inchumbent anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ini mengaku terus memberi masukan kepada rekan-rekannya sesama Fraksi Golkar sekaligus mendorong agar pemekaran Kabupaten Indramayu bisa terwujud.

Namun demikian, Rozaq meminta Tim Pemekaran Daerah Kabupaten Indramayu untuk meng-update berbagai persyaratan yang belum terpenuhi atau menyesuaikan dengan regulasi yang baru.

“Persyaratan harus terus diperbaharui sesuai dengan regulasi yang baru. Supaya tidak lagi menjadi alasan pembentukan Kabupaten Inbar ini selalu tertunda,” pintanya

Mantan ketua DPRD Kabupaten Indramayu ini menegaskan, akan terus mengawal pembahasan persetujuan calon daerah persiapan Kabupaten Inbar di forum legislatif Jawa Barat. “Kita akan dorong pemekaran Kabupaten Indramayu menjadi prioritas Pemprov Jawa Barat,” tandasnya. (kho)