Kondisi DPUPR, Syarif Sebut Seperti Anak Butuh Orang Tua

ILUSTRASI

CIREBON-Dalam waktu tidak lama lagi Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) akan memiliki pelaksana tugas (plt) kepala dinas. Kandidat terkuat saat ini ialah Drs H Agus Mulyadi MSi. Keterangan yang didapat Radar Cirebon dari beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon, surat keputusan tentang penetapan plt kadis PUPR tinggal ditandatangani walikota.

Namun Agus Mulyadi ketika dihubungi Selasa (12/3) mengatakan, sampai saat ini tetap bekerja sebagai Asisten Daerah (Asda) Bidang Administrasi Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Pemkot Cirebon. “Belum ada (SK) dari Pak Wali, saya tidak ingin berspekulasi terkait hal ini. Semua saya serahkan pada atasan. Sebagai ASN, prinsipnya patuh pada perintah atasan dan siap ditempatkan dimanapun,” ujarnya kepada Radar Cirebon.

Sementara diinternal PUPR sendiri, kabar akan segera adanya pejabat plt disambut gembira. Pasalnya, sekitar dua minggu PUPR tidak mempunyai kadis, sekdis, bahkan setaraf plt pun tidak ada. Ditemui di kantornya, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) H Syarif SSos mengaku lega plt PUPR segera ditunjuk. Kendala administratif yang membutuhkan tandatangan kadis akan tuntas.

“Seperti anak yang membutuhkan orang tua, begitulah kondisi kami saat ini. Kalau benar Pak Gus Mul jadi plt, kami sangat senang. Karena itu, sekiranya bisa sesegera mungkin Pak Gus Mul memimpin kami,” ungkapnya.

Gus Mul –sapaan akrab Agus Mulyadi- bukan sosok yang asing bagi pihaknya. Jabatannya sebagai asda, tentunya seringkali meminta saran, masukan dan berkoordinasi dalam berbagai hal. Senada dengan Syarif, Kepala UPT Alat Berat Soleh Mustofa menyambut baik bila Gus Mul menjadi plt. Keberadaan plt di dinas sangat dibutuhkan, untuk konsolidasi internal, memberikan arahan kebijakan umum dan lainnya.

Soleh menilai, sosok Gusmul walaupun dari eksternal, dapat diterima di lingkungan PUPR. Dirinya siap mendukung plt demi peningkatan kinerja PUPR menjadi lebih baik. “Sekarang yang penting kembali bekerja, plt sebentar lagi ngantor. Kita harus dukung beliau,” tandasnya.

Seperti diketahui, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPP), Drs Anwar Sanusi MSi mengakui ada perubahan. Dia pun sudah dipanggil oleh sekda, terkait saran dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk Plt Kadis PUPR merupakan pejabat dari eselon II.

Menindaklanjuti hal tersebut, Walikota Cirebon Drs Nashrudin Azis SH dan sekda langsung mengadakan rapat. Hasilnya mengerucut pada satu nama pejabat eselon II. Namun Anwar belum mengetahui siapa pejabat yang dimaksud. “Nanti setelah ada SK Walikota, baru akan diumumkan nama pejabat itu secara resmi,” jelasnya, Senin (11/3). (gus)