Lagi, Siswa SPB Torehkan Prestasi di Ajang Internasional

myg--boks--siswa-spb-ikut-ajang-international-IJMO-di-Thailand
Siswa SPB saat mengikuti IJMO di Thailand, beberapa waktu lalu.FOTO:SPB FOR RADAR CIREBON

CIREBON–Siswa Sekolah Pelita Bangsa (SPB), monorehkan prestasi di ajang International Junior Math Olympiad (IJMO) yang dihelat di Thailand. IJMO sendiri merupakan kompetisi matematika international yang digelar setiap tahunnya di berbagai negara di Asia.

Kompetisi matematika tingkat itu diprakarsai Singapore International Math Olympiad Challenge yang bekerja sama dengan perhimpunan matematika nasional di negara-negara Asia. Ajang tersebut untuk mengindentifikasi dan mendorong bakat matematika generasi muda yang berpotensi di setiap negara peserta, termasuk Indonesia.

Dari Indonesia, Sekolah Pelita Bangsa ikut mengirimkan tiga siswanya yang berkompetisi di ajang tersebut. Mereka adalah Nathan Alberto Setyo (Kelas 6), Kirnov Herois Tjitra (Kelas 4) dan Markus Paskalis Tjitra (Kelas 5).

Mereka yang mengikuti ajang ini ialah mereka yang telah memenangkan setidaknya medali perah dan emas pada kompetisi SASMO waktu lalu. Hal tersebut menjadi persyaratan wajib yang diajukan panitia penyelenggara. Sehingga ajang kompetisi IJMO ini sangat menantang kemampuan matematis pesertanya yang berada diantara kelas 2 SD hingga kelas 2 SMA.

Untuk perwakilan SPB sendiri mendatangkan ketiga siswa yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Namun dengan partisipasi ketiga siswanya itu pihak sekolah sudah bangga karena ketiga siswanya ini mengikuti ajang di tingkat International dengan percaya diri dan penuh kesiapan.

Executive Principal Sekolah Pelita Bangsa, Regina Elisabeth T BSc MEd bangga atas pencapaian para siswanya itu. Mengingat IJMO sendiri merupakan kompetisi lanjutan  bagi siswa yang sudah menjadi pemenang di ajang SASMO waktu lalu. “Tentunya kami bangga. Ajang ini mengujui pemahaman konseptual yang mendalam dan juga kemampuan berpikir logis di luar tingkatannya,” ujar Regina, kepada RadarCirebon, belum lama ini.

Sementara itu, acara penyerahan medali dan Gala Dinner IJMO tersebut digelar pada 30 Juli di Pattaya, Thailand. Dari ketiga siswa Sekolah Pelita Bangsa yang turut serta dalam IJMO, Nathan Alberto Setyo yang berhasil meraih Bronze Medal. Untuk itu, dengan raihan prestasi yang didapatkan Nathan diharap menjadi percikan semangat bagi para siswa lainnya di SPB. “Jangan cepat berpuas diri. Harus terpacu,” katanya.

SPB, kata dia, selalu memberi dukungan kepada anak didiknya. Terutama dalam pengembangan potensi diri anak didik. SPB percaya bahwa tiap individu anak punya keunikannya masing-masing. Untuk itu perlu dampingan dan arahan serta dukungan yang tepat bagi para siswanya.

Sebagai institusi pendidikan antaranya menjadi wadah dan katalisator bagi pengembangan potensi diri anak didik. Tiap individu adalah unik dan memiliki keragaman potensi. Ada yang akademis, olah raga, seni dan lainnya. (myg)

Berita Terkait