Lomba P2WKSS Jabar, Desa Jambar Pasang Target Juara

DESA-JAMBAR
BERSIH-BERSIH: Ketua TP PKK, Ika Purnama bersama warga Desa Jambar melakukan aksi kebersihan agar desa ini menjadi juara lomba P2WKSS Jabar. FOTO: AGUS PHANTER/RADAR KUNINGAN

KUNINGAN – Dalam waktu dekat, Desa Jambar, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan, bakal kedatangan tim verifikasi Program Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) Provinsi Jawa Barat. Pemerintah daerah bersama pemerintahan desa setempat terus melakukan persiapan guna mencapai hasil maksimal.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Ika Acep Purnama dalam keterangan persnya, Sabtu (9/2), persiapan kedatangan tim verifikasi P2WKSS Jabar harus disambut dengan lingkungan yang bersih bebas dari sampah. Warga sendiri bahu membahu membersihkan lingkungan.

Hal itu terbukti, adanya kegiatan bersih-bersih yang melibatkan warga masyarakat bersama kader TP PKK Kabupaten Kuningan dan pihak terkait lainnya.

“Saat ini, kebetulan kegiatan bersih-bersih ini lokasinya di Kecamatan Nusaherang berbarengan dengan pelaksanaan P2WKSS yang sebentar lagi dilaksanakan. Insya Allah verifikasi akan segera dilaksanakan dari tingkat Provinsi Jawa Barat,” terangnya.

Ika menyampaikan, penghargaan dan apresiasinya kepada masyarakat Desa Jambar yang selalu kompak dalam melaksanakan kegiatan. Semoga ke depan semakin kompak dan rajin melaksanakan kegiatan bersih-bersih, agar tercipta suasana lingkungan yang bersih dan sehat.

“Saya berharap untuk di desa-desa serta didukung oleh kepala desa setempat, agar secara rutin melaksanakan kegiatan bersih-bersih khususnya pada Jumat bersih, minimal di lingkungan masing-masing oleh masyarakat setempat. Saya mengapresiasi kepada seluruh ibu-ibu yang tergabung dalam GOW dan seluruh elemen masyarakat, yang selama ini terus konsisten melakukan aksi bersih-bersih khususnya dalam pelaksanaan Jumsih. Semoga kegiatan ini terus berjalan secara rutin dan berkesinambungan,” ucapnya.

Ika menegaskan, agar warga masyarakat tetap menjaga kebersihan dan rajin melakukan aksi bersih-bersih lingkungan setiap hari. Sebab menghadapi musim penghujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di hampir setiap daerah, jelas dituntut untuk lebih reaktif menghadapi segala macam kemungkinan yang akan terjadi.

“Misalnya saja seperti bencana alam, timbulnya penyakit dan lainnya. Saya mengimbau kepada masyarakat, agar setiap hari kita melaksanakan kegiatan kebersihan. Karena mungkin kami dari kabupaten bersama GOW terus berkeliling dari desa satu ke desa lainnya,” ungkapnya.

Lebih dalam, Ika menyoroti pula soal kasus penyakit Demam Berdarah (DBD) yang kini cukup banyak ditemukan di Kabupaten Kuningan. Jadi kebersihan diutamakan, misalnya ada genangan air yang akan mendatangkan nyamuk Aedes Aegypti harus segera dibersihkan.

“Jaga selalu kebersihan di lingkungannya masing-masing. Hindari genangan-genangan air yang tidak diperlukan, rajin menguras air dalam bak mandi secara berkala, bersihkan selokan yang ada di lingkungan rumah. Dengan membiasakan menjaga kebersihan di lingkungannya masing-masing, kita tentu akan siap menghadapi perubahan cuaca apapun. Sehingga terhindar dari beberapa resiko yang terjadi dari perubahan cuaca yang terjadi,” tutupnya. (ags)