Majalengka Gulirkan Rp 600 Juta untuk Makan Warga Sangat Miskin

potret-kemiskinan
Ilustrasi. Foto Dok. Lombok Pos/radarcirebon.com

MAJALENGKA – Pemerintah kabupaten Majalengka bakal menggulirkan program bantuan pemberian makanan langsung kepada warga yang sangat miskin (rantang kanyaah). Ini merupakan bagian program kerja 100 hari Bupati Karna Sobahi dan Wakil Bupati Tarsono Mardiana dalam bidang pengentasan kemiskinan di Kabupaten Majalengka.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Majalengka Riswan Graha menyebutkan, program tersebut bakal mulai digulirkan di tahun ini. Sasarannya penduduk miskin yang masuk kategori sangat miskin, tidak berdaya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari, bahkan untuk makan sehari-hari pun kesulitan.

“Tidak dipungkiri, berdasarkan pendataan penduduk miskin di kita masih ada beberapa warga sangat miskin yang tidak berdaya dalam pemenuhan kebutuhan makan sehari-hari mereka. Misalnya lansia yang hidup sebatang kara. Ini menjadi sasaran program rantang kanyaah yang telah direncanakan Pak Bupati dan Wakil Bupati,” ujarnya.

Lebih lanjut, dikatakan Riswan, penduduk yang sangat miskin tersebut akan mendapatkan bantuan diberi makan langsung oleh pemerintah setiap hari. Mereka akan mendapat jatah makan dua kali dalam sehari.

“Porsi makan yang disajikan sekitar Rp 3 ribu sampai Rp 4 ribu sekali makan, nasi dan lauk pauk yang kayak untuk dikonsumsi bagi pemenuhan kebutuhan pangan penduduk miskin tersebut,” ungkapnya.

Atau jika diakumulasikan selama satu tahun, lanjutnya, penduduk miskin tersebut mendapat jatah bantuan makan sebesar Rp 2,5 juta per orang. “Dananya, akan dititipkan ke pemerintah desa melalui warung terdekat kediaman penduduk miskin tersebut. Sehingga, untuk penyediaan porsi makan juga dapat dibeli bahan makanan dari warung terdekat itu,” ujarnya.

Menurut Riswan, dalam tahap-tahap awal program ini digulirkan sasaranya akan dibatasi dulu penerimanya sebanyak 250 orang. Lokasinya pun untuk sementara diujicobakan di 10 Kecamatan. Sehingga, jika ditotal rencana anggaran yang disediakan masih bertahap sekitar Rp 600 juta.

“Tidak menutup kemungkinan ke depanya akan ditambah jumlah penerima maupun lokasi sasaran penyaluranya,” jelasnya.

Mengingat program ini hanya boleh diakses warga sangat miskin, maka proses penentuan sasaran penerimanya juga dilakukan sangat ketat. “Ada proses validasi beberapa kali, agar penerima bantuan ini sesuai dengan kriteria yang ditentukan, sehingga tidak salah sasaran,” pungkasnya.

Program Rantang Kanyaah:

1. Penduduk sangat miskin diberi makan 2 kali sehari @Rp 3-Rp 4 ribu per porsi

2. Jatah bantuan pemberian makan @Rp 2,5 juta per penerima setahun

3. Kriteria penerima, penduduk miskin yg tidak berdaya utk pemenuhan makan sehari-hari

4. Sasaran awal 250 orang di 10 Kecamatan

5. Dana bantuan dititip ke warung terdekat sebagai penyedia makanannya

Sumber: Dinsos Kabupaten Majalengka

(azs)