Mark Zuckerberg Kehilangan Petinggi Facebook dan WhatsApp

Facebook Chief Product Officer Chris Cox, kiri dan Chris Daniels, head of the WhatsApp unit. PHOTO: NIKKI RITCHER FOR THE WALL STREET JOURNAL; GUILLERMO LEGARIA/AGENCE FRANCE-PRESSE/GETTY IMAGES

CEO Facebook, Mark Zuckerberg, pekan ini mengumumkan mundurnya dua pejabat penting di Facebook Inc.

Mereka adalah Chris Cox, yang sebelummya menjabat sebagai Chief Product Leader Facebook dan Chris Daniels, Vice President WhatsApp. Mereka menyatakan mundur dari jabatannya di perusahaan pada Jumat (15/3).

Pengumuman mundurnya Cox dan Daniels hanya berselang satu pekan setelah CEO Facebook Mark Zuckerberg mengumumkan rencana untuk membentuk kembali aplikasi pesan mereka dan satu tahun setelah skandal keamanan data pengguna.

Cox telah bersama Facebook selama lebih dari satu dekade dan perannya sebelum mundur sangat penting dalam mengawasi aplikasi inti perusahaan. Semua kepala divisi penting produk Facebook, seperti Instagram, WhatsApp, Messenger, dan Facebook sendiri melapor kepadanya.

Pria yang berusia 36 tahun ini bahkan digadang-gadang akan dicalonkan sebagai CEO Facebook yang baru seandainya Mark Zuckerberg pergi. Tahun lalu, media Recode menyebut Cox sebagai “Eksekutif terpenting Facebook yang tidak bernama Mark Zuckerberg.”

Cox menulis catatan di akun Facebook pribadinya yang menunjukkan ada kemungkinan ia tidak senang dengan arah baru yang ingin diambil Zuckerberg di Facebook. “Ini akan menjadi proyek besar dan kami (Facebook) akan membutuhkan para pemimpin yang bersemangat untuk menuju arah baru itu,” tulisnya.

Bagaimana dengan Chris Daniels? Pria yang telah bekerja delapan tahun di Facebook ini mengambil alih pimpinan WhatsApp pada Mei 2018, setelah salah satu pendiri dan CEO WhatsApp sebelumnya, Jan Koum, memutuskan mundur.

Sebelum menjabat sebagai pimpinan WhatsApp, Daniels telah menjalankan program internet.org dari Facebook, yang telah membantu lebih dari 100 juta orang mendapatkan akses ke internet. Ia juga telah membantu mendefinisikan model bisnis WhatsApp ke depan.

Di bawah kepemimpinannya, WhatsApp mengeluarkan kebijakan batasan pesan terusan atau forward messenge maksimal lima kali untuk mengurangi penyebaran informasi palsu atau hoaks. Ia juga terlibat dalam mengumumkan rencana WhatsApp untuk menampilkan iklan di aplikasi.

Hingga saat ini belum diketahui apa yang akan dilakukan oleh Cox dan Daniels setelah meninggalkan Facebook. Kepergian mereka juga diumumkan langsung oleh Zuckerberg dalam catatan blognya. Pendiri Facebook ini mengaku kehilangan dua talenta terbaik perusahaan.

“Ini adalah perubahan penting ketika kita untuk memulai bagian selanjutnya dari pekerjaan kita membangun fondasi sosial yang berfokus pada privasi untuk masa depan. Saya sangat berterima kasih atas semua yang telah dilakukan Chris Cox dan Chris Daniels di sini,” tulisnya.

WhatsApp selanjutnya akan dipimpin oleh Will Cathcart, yang saat ini bertanggung jawab atas aplikasi Facebook. Sementara itu kepemimpinan aplikasi Facebook bakal dijalankan oleh Fidji Simo, yang saat ini memimpin bagian video.

Tidak seorang pun akan ditunjuk untuk menggantikan Cox. Zuckerberg menjelaskan jika semua pemimpin aplikasi perusahaan akan melapor langsung kepadanya.

Dalam satu atau dua tahun ini, Facebook banyak kehilangan orang-orang terpentingnya. Seperti dua pendiri WhatsApp Brian Acton dan Jan Koum, dua pendiri Oculus Palmer Luckey dan Brendan Iribe, serta dua pendiri Instagram Kevin Systrom dan Mike Krieger. (*)