Masa Pendaftaran Cawabup Indramayu Diperpanjang Lagi

Ketua-Panlh-Wabup-H-Syaefudin-(kanan)
OPTIMISTIS: Ketua Panlih Wakil Bupati, Syaefudin (kanan), meyakini pemilihan wakil bupati Indramayu antar waktu akan berjalan sesuai jadwal. FOTO: UTOYO PRIE ACHDI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Panitia pemilihan (panlih) calon wakil bupati Indramayu pengganti antar waktu (PAW), akhirnya memperpanjang waktu pendaftaran. Karena sampai batas akhir pendaftaran, 21 Juni 2019, masih belum ada yang mendaftar. Bahkan, batas perpanjangan tiga hari pertama, Senin (24/6), belum juga ada yang mendaftar.

Ketua Panlih, Syaefudin menyebutkan, sesuai aturan, apabila hingga batas akhir pendaftaran ternyata belum ada yang mendaftar, maka akan dikasih waktu hingga tiga hari kerja ke depan. Apabila setelah tiga hari belum juga ada yang mendaftar, maka dikasih perpanjangan 3 hari lagi.

“Apabila hingga perpanjangan kedua belum juga ada yang daftar, kita serahkan kepada pimpinan DPRD. Kami berpegang kepada aturan yaitu UU No.23/2014 dan PP No.12/2018 tentang tata cara pemilihan wakil bupati pengganti antar waktu,” tegas Ketua Fraksi Golkar ini.

Syaefudin mengatakan, sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan, sedianya penetapan calon wakil bupati akan dilakukan pada 8 Juli 2019. Kemudian, pemilihan dilakukan pada 9 Juli 2019, yang diawali dengan pembacaan visi misi.

“Karena visi calon wakil bupati secara otomatis sama dengan bupati, maka calon wakil bupati akan menyampaikan bagaimana program untuk menopang kegiatan bupati,” ujarnya.

Terkait persyaratan pendaftaran calon wakil bupati PAW, Wakil Ketua Panlih, Sirojudin menjelaskan, persyaratan sama dengan pendaftaran ke KPU. Hanya saja, untuk pemilihan wakil bupati PAW, sebagai penyelanggara adalah DPRD melalui Panitia Pemilihan.

“Syaratnya sama dengan ketika mendaftar di KPU. Di antaranya pendidikan minimal SMA/sederajat, sehat jasmani dan rohani, tidak terkait persoalan hukum, dan lain-lain,” jelasnya.

Sementara itu, dari parpol pengusung, yaitu Gerindra, PKS, dan Demokrat, sejauh ini masih belum juga menemui titik temu. PKS sendiri sudah menetapkan nama Agung Mardianto sebagai calon yang diusung. Sementara Gerindra justru masih melakukan penjaringan, dan Demokrat menyatakan tergantung kepada Partai Gerindra. (oet)