Masalah Sosial Baru dari Kehamilan Tak Diingingkan, Lahir Lalu Dibuang

ILUSTRASI-BAYI

BANYAK FAKTOR IBU BUANG BAYI

Kasus-kasus penelantaran anak, menjadi keprihatinan tersendiri. Bagaimana seorang ibu begitu tega tak merawata buah hatinya?

Psikologi, Rini S Minarso SE SPsi MPsi menyatakan, ada banyak faktor yang mempengaruhi seorang ibu sampai hati bertindak demikian. Diantaranya, keadaan tertekan yang mengakibatkan depresi dan kekalutan mendalam. Sehingga menyebabkan ketidakmampuan berpikir dan bertindak normal. “Justru banyak pelaku yang malah menyesal setelah membuang bayinya. Mereka menyesali dan makin depresif setelah menyadari kekeliruannya,” ujar Rini.

Kemudian, faktor lingkungan juga menjadi salah satu penyebabnya. Di mana lingkungan tidak dapat menerima situasi yang terjadi pada diri si ibu dan menolak kehadiran bayi serta cenderung menjustifikasi.

Kebanyakan lingkungan cenderung memandang sinis bahkan menghina, daripada merangkul dan membimbing. Sehingga kasus-kasus kehamilan di luar nikah, akhirnya menjadi persoalan sosial baru. Ia mendorong lingkungan untuk memahami.

Bahwa perempuan hamil memiliki perubahan baik dalam fisik maupun kejiwaan. Bahkan dalam situasi normal sangat membutuhkan perasaan ketenangan dan kenyamanan. Dan perempuan yang hamil di luar menikah ini, tekanannya tentu akan lebih besar.

Dengan beberapa faktor tersebut, bisa dibayakangkan bagaimana ibu-ibu yang tidak siap mengalami kehamilan atau mengalami kehamilan yang tidak diinginkan. Jelasnya mereka secara psikis sangat membutuhkan pertolongan. Sehingga idealnya, membantu mereka dengan memberi perhatian, bimbingan, mendampingi, mendengarkan keluhan dan tidak menjustifikasi akan sangat membantu.

Sementara itu, keberadaan sosial media sebagai sarana penyaluran informasi sebenarnya cukup efektif untuk memberi gambaran situasi yang memungkinkan untuk dipilih. Jadikan keluarga, orang tua, teman, guru atau orang yang dipercaya sebagai teman berbagi cerita dan nasihat.

“Jangan pernah takut untuk bercerita, karena meski diawal mungkin tidak semua bisa menerima. Tetapi percayalah, orang-orang yang menyayangi pasti akan memberikan jalan keluar terbaik yang tidak akan menyulitkan,” katanya.

Dengan bimbingan dan pendampingan, diharapkan dapat mencegah bayi-bayi yang lahir untuk kemudian dibuang. Juga ditelantarkan. (awr/myg)

Halaman: 1 2 3