Melacak Tim Mawar

Made Supriatma

Akhirnya …

Seperti yang dikatakan di atas, semua hal yang kita ketahui dari para perwira yang pernah melakukan penculikan ini memunculkan lebih banyak pertanyaan ketimbang jawaban. Namun, ada satu hal yang tegas dan jelas, yakni para perwira ini masih bisa menikmati karier militer yang sangat bagus sekalipun telah melakukan perbuatan pidana yang tercela.***

Made Supriatma, penulis adalah peneliti masalah-masalah politik militer dan jurnalis lepas (freelance). Tulisannya pernah muncul di Prisma, Jurnal Indonesia, dan Inside Indonesia.

————–

1Kapten Inf. Fausani Syahrial Multhazar (Wadan Tim Mawar) diubah hukuman dari dua pulub bulan penjara serta dipecat menjadi tiga tahun penjara saja; Kapten Inf. Nugroho Sulistyo, Kapten Inf. Yulius Stevanus, Kapten Inf Untung Budi Harto diubah hukuman dari dua puluh bulan penjara dan dipecat menjadi dua tahun sepuluh bulan penjara; Kapten Inf. Dadang Hendra Yuda dan Kapten Inf. Djaka Budi Utama tetap dihukum enam belas bulan penjara; Kapten Inf. Fauka Noor Farid juga tetap dihukum satu tahun penjara.

2‘Hukuman’ di sini sengaja ditulis dengan tanda kutip karena melihat semua proses peradilan dan pelaksanaan hukuman yang tidak transparan. Ditambah lagi, para pelaku dan korps mereka–dalam hal ini Kopassus dan pihak militer Indonesia–tidak pernah secara sungguh-sungguh dan terbuka menyesali tindakan para prajurit ini. Di persidangan tingkat pertama tampak bahwa pelaku-pelaku penculikan ini percaya bahwa apa yang mereka lakukan itu benar. Kondisi psikologis yang sangat mirip juga terjadi pada kasus penembakan tahanan sipil di Yogyakarta tahun 2013, yang terkenal dengan ‘kasus Cebongan’ itu. Para prajurit Kopassus, sekalipun terbukti melakukan pembunuhan, tetap merasa diri tidak bersalah dan pembunuhan itu dilakukan dalam skema ‘memberantas premanisme.’

3Satgas Tribuana juga terlibat dalam peluluhlantakkan Timor Timur setelah referendum. Ini terungkap dari pengadilan Ad Hoc atas Dansatgas Tribuana Kopassus, Letkol Yayat Sudrajat. Selain nama Tribuana, satgas-satgas ini juga kadang diberi nama lain seperti Satgas Jaring Merah I dan II yang beroperasi di Aceh dan terkenal dengan kebrutalannya. Di Papua, ada juga Satgas Maleo. Sudah menjadi rahasia umum bahwa operasi-operasi Kopassus kadang dilakukan tanpa koordinasi dengan komandan-komandan lokal. Ketka terjadi peristiwa yang menimbulkan krisis seperti pada pembunuhan pemimpin Papua Theis Hiyo Eluay tahun 2001, Pangdam setempat tidak mengetahuinya. Dengan demikian, menjadi masuk akal bila personel dari apa yang dikenal sebagai Tim Mawar ditarik dari Timor Timur tanpa pengetahuan Komandan Korem setempat atau Panglima Komando Operasi (Pangkolaops) yang ada pada waktu itu.

4SGI adakah singkatan Satuan Gabungan Intelijen, yang secara teoritis merupakan gabungan intelijen ketiga angkatan AD, AL, dan AU. Dominasi Kopassus sangat kental di dalam SGI. Kadang, sulit dibedakan antara SGI dan Kopassus karena perannya yang sangat dominan itu. Di Dili, pada masa pendudukan Indonesia, kantor SGI di daerah Colmera dan Farol terkenal sebagai tempat yang amat ditakuti.

5Nama Muchdi sempat disebut dalam kabel diplomatik AS yang dibocorkan dalam WikiLeaks. Yang menarik, kabel itu memuat perbincangan antara DepPol/C [seksi politik dari Kedubes AS di Jakarta] dengan Bambang Hendarso Danuri yang memeriksa Muchdi. Danuri dikabarkan mengatakan, ‘Muchdi punya kepribadian yang memungkinkan dia melakukan pelanggaran HAM tanpa dia merasa bersalah.’ https://www.wikileaks.org/plusd/cables/08JAKARTA1761_a.html

6Lihat: http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/11/04/14/ljniq3-agenda-tersembunyi-muchdi-pr-di-ppp Dugaan ini semakin diperkuat oleh kenyataan bahwa PPP merupakan partai yang paling awal menyatakan dukungan terhadap Gerindra dan Prabowo. Ketua PPP Suryadhrama Ali hadir dan berpidato di dalam pembukaan kampanye Gerindra. PPP juga partai pertama yang menyatakan ingin berkoalisi dengan Gerindra. Dalam perjalanannya, pernyataan koalisi ini ditarik kembali karena ‘pemberontakan’ beberapa pengurus DPP PPP. Namun pada akhirnya, PPP secara resmi memutuskan berkoalisi dengan Gerindra dalam mengusung pencapresan Prabowo Subianto.

7http://www.dephut.go.id/uploads/apl/4c._PT_._RKR_MAL_.pdf

8Dalam kepengurusan Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia 2011-2015, Muchdi duduk sebagai salah satu wakil ketua. Wakil ketua yang lain adalah KH Cholil Ridwan. Sementara Epi S. Daskian duduk sebagai ketua bidang pertanian, perkebunan dan kehutanan. Ketua organisasi ini adalah mantan ketua umum PAN, Soetrisno Bachir. Lihat http://www.alumnipii.org/pengurus/pusat/dewanpengurus

9Lihat Davies

10http://www.tni.mil.id/view-2609-mutasi+jabatan+di+jajaran+tni.html

11Biografi singkat Chairawan muncul pada laporan tahunan PT Cowell Indonesia, lihat “Laporan Tahunan 2012”.

12Proyek-proyek perumahan PT Cowell, antara lain, Melati Mas Residence, Serpong Park, dan Serpong Terrace, semuanya berlokasi di Serpong; Westmark (apartemen di Tanjung Duren, Grogol, Jakarta Barat); La Verde, kompleks perumahan di Central Business District (CBD) Serpong, Tangerang Selatan dan terakhir perumahan Borneo Paradiso di Balikpapan. Cowell juga aktif membuat bank tanah dengan pemilikan tanah tersebar di Tangerang, Cikarang, hingga ke Balikpapan. Mengapa sebuah perusahan swasta yang sudah go publicmendudukkan seorang jenderal dengan reputasi buruk dalam bidang HAM sebagai komisaris? Seorang pemerhati masalah militer mengatakan bahwa ini mungkin terjadi karena perusahan ini harus berurusan dengan banyak pembebasan tanah. Di dalam negara yang kepastian hukumnya sangat lemah, banyak kasus pembebasan tanah dilakukan dengan kekerasan. Seorang jenderal dengan latar belakang intelijen dan memiliki jaringan yang luas di kalangan preman diperlukan untuk menghadapi kasus-kasus pertanahan.

13Prabowo Subianto adalah ketua Dewan Pembina Gerindra.

14Sorpindo dideklarasikan pada 27 Oktober 2013. Ketuanya adalah Adi Sempani, seorang pengusaha pertambangan. Sekalipun tidak pernah dinyatakan secara terbuka, tetapi dari tingkah lakunya, ormas ini jelas memiliki afiliasi politik ke Gerindra. Deklarasi ormas ini dapat dilihat di: http://politik.rmol.co/read/2013/10/27/130903/Ormas-Sorpindo-Dideklarasikan-

15Nama Tribuana ini juga menarik karena ini adalah juga nama Satgas yang kerap dipakai Kopassus.

16Lihat Damien Kingsbury, Power Politics and The Indonesian Military, London: Routledge, 2003, pp. 203-204

17http://www.tempo.co/read/news/2013/10/28/078525228/Taktik-Pius-Mendekati-Prabowo-Subianto/1/2

18Kadang namanya ditulis sebagai Fauzambi Syahrul Multazhar

19http://www.kemhan.go.id/kemhan/?pg=31&id=387

20http://www.alumni.ugm.ac.id/simponi/?page=adir_prf&niu=51791&inc=inc_fot

21Dalam beberapa wawancara, beberapa sumber mengungkap kemungkinan bahwa yang bersangkutan sudah bergabung dengan menjadi militer semasa masih kuliah. Memang, saat itu ABRI (ketika TNI masih digabung dengan Polri) memiliki program militer sukarela (Milsuk).

22Dia meraih pangkat kapten hanya delapan tahun setelah lulus dari UGM. Ini terhitung sama dengan atau bahkan lebih cepat dari perwira yang lulus dari Akmil. Perjalanan karier Nugroho selanjutnya hampir sama dengan perwira-perwira lulusan Akmil.

23Seperti misalnya, laporan Amnesty International yang memuat secara berkala pengumuman orang hilang, selalu memberikan ‘background information’ akan adanya penghilangan dan penyiksaan yang terpola ini. Lihat misalnya laporan ini: http://www.library.ohiou.edu/indopubs/1995/07/03/0002.html

24Sebuah video yang menggambarkan kepemimpinannya sebagai Dandim bahkan diunggah ke Youtube. https://www.youtube.com/watch?v=wcdbHS3mqxU

25Wawancara online, 2 Mei 2014

26http://archive.kaskus.co.id/thread/13592350/0

27http://lists.topica.com/lists/indonesia-act@igc.topica.com/read/message.html%3Fsort%3Dd%26mid%3D813755600

28Wawancara per telpon, 12 Mei 2014. Hingga saat ini belum bisa dilakukan konfirmasi atas kedudukan Yulius Selvanus ini.

29http://news.detik.com/read/2007/05/16/163255/781714/10/letkol-untung-tidak-dipecat-sudah-dihukum-32-bulan-penjara?nd992203605

30Hukuman di tingkat banding untuk Kapten Inf. Untung Budiharto sebenarnya adalah dua tahun enam bulan (30 bulan) penjara tanpa pemecatan.

31Konflik masih membara di Ambon pada tahun 2003. Sekalipun sudah tidak berbentuk perang terbuka seperti dua tahun sebelumnya, konflik telah berubah menjadi tindakan-tindakan terorisme dalam bentuk pengeboman. Ketika itu, Kopassus menerjunkan satuan intelijennya di Ambon. Kemungkinan yang diterjunkan adalah Satuan Taktis (Sattis) intelijen. Satuan ini bermarkas di gedung Kejaksaan dan dipimpin oleh (saat itu) Mayor Inf. Imam Santosa (Akmil 1990). Ketika Untung masuk ke Ambon, dia sebenarnya sudah menyandang pangkat Mayor dan baru saja lulus dari Seskoad. Dengan demikian, pada saat itu (2003), dunia intelijen di Ambon dikuasai oleh Kopassus.

32Lama pendidikan di Seskoad adalah 43 minggu (kurang lebih sepuluh bulan tiga minggu; menjadi setahun penuh jika dihitung dengan liburan).

33Belajar di Seskoad adalah keniscayaan bagi perwira TNI-AD yang ingin karirnya meningkat hingga ke tingkat perwira tinggi (jenderal). Sebagai gambaran, tingkat keseriusan yang dibutuhkan oleh seorang perwira TNI untuk bisa lolos seleksi masuk Seskoad, lihat tulisan di blog ini: http://seskoad2seskoad.blogspot.com/2009/03/strategi-dan-kiat-belajar-dalam-rangka.html

34http://beritahankam.blogspot.com/2010/03/kopassus-mutasi-sejumlah-perwira.html

35http://nasional.kompas.com/read/2012/04/08/14431347/Dan.Grup2.Kopassus.Dipegang.Perwira.Akmil.90

36Korem ini adalah Korem baru di lingkungan Kodam Sriwijaya. Ia didirikan pada tahun 2010 dan wilayahnya meliputi Kepulauan Bangka dan Belitung. http://www.tribunnews.com/regional/2013/11/01/kolonel-untung-budhiarto-danrem-045-garuda-jaya

37Lihat, “Letkol Inf Dadang Hendrayudha gantikan Letkol Inf Kup Yanto” pada http://sertijab.wordpress.com/2012/05/26/sertijab-juli-2008/

38Brigif ini diresmikan oleh KASAD Jenderal TNI Djoko Santoso pada 12 April 2007 di Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Brigif 16/Wira Yudha bermarkas di Desa Gunung Klotok, Kediri. Dan Brigif pertama Kolonel Inf Erwin Rustiawan dan Kasbrigif dijabat Letkol Inf Dadang Hendra Yudha.

39http://paskhas.mil.id/en/berita/yonko-469-paskhas-mengikuti-latgab-penanggulangan-teror

40Posisi ini diduduki oleh Dadang dalam waktu cukup lama. Namanya sudah muncul di berita koran dalam posisi ini pada pertengahan tahun 2012. Lihat, Investor Daily, “Solo Jadi Kantong Jaringan Terorisme.” 21 Juni 2012.

41Dia adalah Danyon pertama dari batalyon yang berlokasi di Pasie Raja, Aceh Selatan ini, lihat: http://web.tni.mil.id/view-6045-danyon-115macan-leuser-diserahterimakan.html

42http://dwigatta.blogspot.com/2012/11/sertijab-24-31-julii-2012.html#more

43http://militernews.com/2014/03/pangdam-pimpin-sertijab-dua-pejabat-kodam-iskandar-muda/

44http://www.tempo.co/read/news/2005/06/01/05561883/Kontak-Senjata-TNI-GAM-di-Ujung-Pancu

45Lihat salinan keputusan Mahkamah Agung RI Nomor: 384/Pid.Sus/2011/PN.KB.

46http://kpu.go.id/dmdocuments/1932014_06_JURKAM%20GERINDRA.pdf

47Fauka sebenarnya masih sangat jauh dari usia pensiun. Ada kemungkinan dia mengundurkan diri dari anggota TNI atau dipecat. Tidak ada keterangan tentang soal ini.

48Menurut PP Nomor 39 Tahun 2010, batas usia pensiun untuk seorang perwira adalah 58 tahun. Perwira-perwira ini kemungkinan berusia rata-rata antara 48-50 tahun. Mereka masih jauh dari usia pensiun dan punya kesempatan berkarier yang lebih luas.

49Sepanjang pengetahuan penulis, sampai saat ini belum ada Akmil angkatan 1988 (a dan b) yang menyandang pangkat jenderal.

50Self-perception yang juga merupakan bentuk dari impunitas juga muncul dalam pembunuhan brutal oleh prajurit-prajurit Kopassus terhadap empat tahanan di penjara Cebongan di Yogyakarta. Pembunuhan ini mendapat pembenaran dengan pembingkaian (framing) bahwa apa yang lakukan adalah bagian dari ‘pemberantasan preman.’

51Ryamizard mengatakan, ”Hukum mengatakan mereka bersalah. Okelah dia dihukum. Tetapi bagi saya dia pahlawan.” http://www.tempo.co/read/news/2003/04/23/05511050/Jenderal-Ryamizard-Pembunuh-Theys-Hiyo-Eluay-Adalah-Pahlawan

52Lihat misalnya, “Gerindra: Dua juta hektar sawah dan Rp 1 milyar per desa.” http://acehterkini.com/gerindra-2-juta-hektar-sawah-dan-rp1-miliar-per-desa/#.U37XnXbiiSo

Halaman: 1 2 3 4 5