Mengaku Kabur dari Rumah Saudaranya, Anak 10 Tahun Telantar di Kadipaten

Latif (10) ditemukan telantar di Kadipaten, mengaku kabur dari rumah kerabatnya di Bandung karena diperlakukan kasar. FOTO:ISTIMEWA/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA-Petugas Polres Majalengka yang bertugas di Pospam Natal 2017 Kadipaten, dibuat sibuk dengan penemuan seorang anak berusia sepuluh tahun yang mengaku disiksa sehingga kabur dan terlantar tak jelas tujuannya.

Menurut petugas Polsek Kadipaten Ipda Mardianto, awalnya ada laporan dari warga yang melihat seorang anak yang mondar-mandir di sekitar bunderan Kadipaten. Oleh petugas anak itu langsung diamankan di pospam, dan selanjutnya dimintai keterangan.

“Dari hasil pemeriksaan anak tersebut mengaku bernama Latif, berusia sekitar sepuluh tahun. Pada kulitnya terdapat ruam gatal dan bentol-bentol, kondisinya memprihatinkan tapi terlihat masih sehat,” ujar Mardianto kepada Radar.

Diperoleh keterangan lain, bahwa Latif mengaku kerap mendapat perlakuan kasar dan disiksa seseorang yang menampung  atau kerabatnya dan mempekerjakannya di Bandung. Bocah tersebut ingin kembali ke orang tuanya di Kabupaten Blora Jawa Tengah.

Mardianto juga mengungkapkan, Latif selama di Bandung tinggal di sekitar wilayah Kertabesuki, orang tuanya yang di Blora bernama Kamsan dan Wati. “Sementara kita tampung dulu, sambil diobati tim medis yang kebetulan juga bertugas disini. Tindakan selanjutnya kita akan koordinasi dengan polres,” pungkasnya. (gus)