Menikmati Hutan Pinus di Kaki Gunung Ciremai

kebun-pinus
FAVORIT: Lokasi objek wisata hutan pinus menjadi tempat tujuan bagi wisatawan terutama kaula muda, Minggu (30/12). FOTO: ANWAR BAEHAQI/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA – Udara yang sejuk dan pemandangan yang indah, menjadi salah satu daya tarik bagi para wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata hutan pinus di sekitar kaki Gunung Ciremai, Desa Argalingga, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Minggu (30/12).

Bahkan, penyediaan fasilitas berkemah seperti tenda dan ayunan juga menambah daya tarik sekaligus lokasi favorit bagi para kaum muda untuk menikmati pesona alam di sekitar objek wisata hutan pinus.

“Apalagi saat ini hari libur, yang saya lihat di lokasi ini, lebih banyak dipadati kaum muda yang sambil berkemah dan kaum muda yang membawa pasangan,” ungkap Karisma (21), salah satu pengunjung.

Karisma menjelaskan, untuk tiket masuk kawasan hutan pinus, dirinya harus merogoh kocek Rp 15 ribu. Karisma juga mengapresiasi, di lokasi tersebut kini telah tersedia sarana ibadah, MCK dan para pedagang yang dulunya berjualan di sekitar area tengah hutan pinus, kini telah dipindahkan dan berjejer rapih, dengan tempat ibadah.

“Bagi saya, jika nanti menikmati objek wisata ini dengan berkemah bersama keluarga, tidak hawatir mencari tempat ibadah dan MCK,” jelasnya.

Sementara itu, Nurdiansyah menambahkan, bahwa alasan dirinya mengajak pasangannya ke hutan pinus, karena lokasi tersebut saat ini menjadi salah satu lokasi yang tepat untuk mengabadikan momen-momen penting bersama pasangan dan keluarga.

“Yang saya lihat, lokasi ini juga kerap dijadikan lokasi untuk prewedding bagi para pemuda-pemudi yang akan menikah. Ditambah lagi saat ini akses jalannya sudah bagus dan sangat tepat jiga digunakan untuk acara keluarga,” jelasnya.

Hanya saja akses jalan untuk menuju lokasi itu, penerangannya masih kurang dan sangat berbahaya jika dilalui saat malam hari. “Apalagi medannya penuh dengan tanjakan. Oleh karena itu saya berharap untuk penerangan menuju lokasi tersebut, bisa menjadi perhatian bagi pemerintah setempat,” tambahnya. (bae)