MHQ Tingkat ASEAN akan Digelar di Ponpes Al-Ikhlash Kuningan

AL-IKHLAS
Masjid Ponpes Al-Ikhlas Kuningan. Foto:

KUNINGAN – Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash, siap menjadi tuan rumah Musabaqoh Hifdzil Quran (MHQ) ke-5 antar pesantren tingkat nasional dan ASEAN Wilayah Jawa Barat yang ketiga kalinya dari tahun 2016.

“Jika diberi kepercayaan menjadi tuan rumah Seleksi Musabaqoh Hifdzil Quran (MHQ) Ke-5 Antar Pesantren Tingkat Nasional dan ASEAN Wilayah Jawa Barat, kami siap. Ini merupakan acara yang ketiga kalinya yang sebelumnya juga pernah diadakan di pondok Al-Ikhlash. Ini adalah kepercayaan, artinya kepercayaan itu mahal dan harus dijaga,” tutur Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash Dr M Tata Taufik MAg, kemarin (8/8).

Menurut Tata, kegiatan yang terselenggara berkat bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Alquran Hamid bin Kholid Al-Thani Doha Qatar, Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta dan Pondok Pesantren Al-Ikhlash Kuningan ini, akan digelar selama dua hari, Senin-Selasa (26-27/8) mendatang. Adapun waktu pendaftaran sudah berlangsung sejak awal Mei 2019 dan akan ditutup 25 Agustus 2019. Tempat pendaftaran di pondok Al-Ikhlash Kuningan.

“MHQ ini bertujuan untuk menumbuhkan, memotivasi untuk tetap semangat dalam menghafal dan mempelajari Alquran, juga untuk melahirkan generasi penghafal Alquran,” kata Tata.

Seleksi MHQ ke-5 Antar Pesantren Tingkat Nasional dan ASEAN Wilayah Jawa Barat tersebut, meliputi wilayah Kuningan, Cirebon, Indramayu, Majalengka, Purwakarta, Subang dan Karawang. Adapun kategori lomba yakni 30 juz putra dan putri, 25 juz putra dan putri, 20 juz putra dan putri, 15 juz putra dan putri, 10 juz putra dan putri, serta 5 juz putra dan putri.

Untuk penilaian, meliputi kelancaran/ tahfidz, tajwid, makharijul huruf, adab, dan lrama/ fashahah. Sedangkan fasilitas saat seleksi, yakni sertifikat, ID Card I nomor peserta, makan selama kegiatan berlangsung, dan penginapan. Peserta yang lolos dan berhak mengikuti Final MHQ Tingkat Nasional & ASEAN di Jakarta adalah peserta terbaik pertama baik putra maupun putri. Pemenang pertama putra maupun putri akan ikut putaran final di Pesantren Darunnajah Jakarta pada Bulan Safar 1441 H, atau Oktober 2019 mendatang.

“Total pemenang 12 orang, juara 1 setiap kategori putra dan putri. Semua pemenang akan mendapat fasilitas tiket PP, jika ada pendamping tiket tidak ditanggung. Penginapan dan konsumsi selama berada di lokasi final, dan mendapatkan sertifikat,” ujar Tata.

Kemudian untuk persyaratan administrasi, peserta tidak pernah menjadi juara (1, 2, 3, harapan 1 dan harapan 2) pada MHQ tingkat nasional pada semua golongan musabaqah. Ketentuan ini diperkenankan mengikuti musabaqah setelah jeda 1 tahun dan pada level (golongan musabaqah) yang lebih tinggi. Usia peserta antara 8-25 tahun, dan peserta adalah santri pesantren atau lembaga tahfidz AIquran.

“Peserta dari Lembaga Khusus Tahfidz hanya dapat mengikuti golongan 10, 15, 20, 25 dan 30 juz. Peserta berusia 20-25 tahun hanya dapat mengikuti golongan 10, 15, 25 dan 30 juz,” terangnya.

Peserta juga harus mengisi formulir pendaftaran, dan mengirimkan persyaratan melalui e-mail panitiamhq.alikhlash2019@gmail.com. Peserta mendapatkan surat mandat asli dari pesantren atau tahfidz Alquran. Setelah mengirimkan persyaratan, peserta agar mengkonfirmasi melalui WA/SMS/Telepon ke nomor 081563451220.

“Pendaftaran dibuka tanggal 17 Juli sampai 25 Agustus 2019. Formulir pendaftaran dan format riwayat hidup diunduh pada link al-ikhlash.ponpes.id/al-ikhlash.net. Pendaftaran bisa dilakukan melalui WA ke nomor 081563451220 atau 085793490109,” pungkasnya. (muh)