MKD Training Santuni Seratus Anak Yatim

PEDULI: Pimpinan MKD Training, Jay Khresna menyalurkan zakat para dermawan untuk diberikan kepada anak yatim dan warga jompo kurang mampu, Jumat (31/5). FOTO: KOMARUDIN KURDI/RADAR INDRAMAYU
PEDULI: Pimpinan MKD Training, Jay Khresna menyalurkan zakat para dermawan untuk diberikan kepada anak yatim dan warga jompo kurang mampu, Jumat (31/5).FOTO: KOMARUDIN KURDI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Manajemen Kualitas Diri (MKD) Training, kembali menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui program home visit kepada anak yatim dan puluhan warga jompo di Desa/Kecamatan Patrol.

Penyaluran santunan diberikan langsung oleh Pimpinan MKD Trainning, Jay Khresna, di Sekretariat Pattidarma, Jalan Raya Patrol, akhir pekan kemarin (2/6).

Pemberian santunan disaksikan Kuwu Desa Patrol Karnali SE dan sejumlah tokoh masyarakat setempat. Acara tersebut juga dihadiri perwakilan KNPI Kecamatan Patrol dan Ormas Banser, serta dari Komunitas sepeda motor XTC.

Acara tersebut dimeriahkan musik Hadroh El-Rahmat SMKN 1 Anjatan. MKD Trainning merupakan kembaga pelatihan membidangi motivasi dan out bond, serta event organizer.

“Santunan tersebut berasal dari zakat, infak dan sedekah alumni MKD Training serta komunitas masyarakat Patrol, yang kita himpun. Alhamdulillah, tahun ini kami bisa menyantuni 100 anak yatim.

Ramadaan tahun 2018 kemarin hanya bisa menyantuni sebanyak 70 anak yatim. Bantuan dari para dermawan juga kita berikan kepada warga jompo kurang mampu,” ujarnya.

Selain membantu anak yatim dan warga kurang mampu, lanjut Jay Khresna, pemberian santunan tersebut juga mengguggah masyarakat untuk menyisihkan sebagian hartanya. Karena dari rezeki atau harta yang didapat, terdapat hak fakir maupun anak yatim.

“Tidak akan miskin bagi orang yang suka bersedekah dan menyalurkan zakat hartanya dengan benar. Di samping itu, sedekah merupakan obat penawar penyakit dan akan menambah rezeki,” kata motivator nasional asal Desa Patrol itu.

Jay Khresna menambahkan, pemberian santunan untuk anak yatim dan membantu warga jompo tersebut merupakan yang kelima kalinya. “Setiap tahun jumlah penerima santunan (anak yatim, red) bertambah. Dikarenakan bertambahnya jumlah para dermawan dan nilai donasi yang diberikan oleh dermawan itu sendiri,” pungkasnya. (kom)

Berita Terkait