Mobil Rombongan Perantau Cirebon Kecelakaan di Tol Cipali, Dua Orang Tewas

Korban luka setelah kecelakaan di Tol Cipali dipindahkan ke RSD Gunung Jati. FOTO:ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON
Korban luka setelah kecelakaan di Tol Cipali dipindahkan ke RSD Gunung Jati.FOTO:ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON

INDRAMAYU-Kecelakaan lalu lintas terjadi di Tol Cipali, Minggu (13/1). Minibus Daihatsu Grand Max menabrak belakang truk di KM 134/300 jalur B Cikawung, Terisi, Indramayu. Dua orang meregang nyawa. Yakni sopir Grand Max Toto Suntari (39) warga Dusun Cikaramat RT 02 RW 08 Desa Nanggela, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, dan penumpangnya Isnen (22) warga Dusun Manis RT 10 RW 04, Desa Kamarang, Kecamatan Greged,  Kabupaten Cirebon. Sementara empat orang lainnya luka-luka.

Mobil Grand Max nopol E 1437 BD hancur usai menabrak truk di Tol Cipali KM134/300 jalur B, Cikawung, Terisi, Indramayu, Minggu (13/1). FOTO:KOMARUDIN KURDI/RADAR INDRAMAYU
Mobil Grand Max nopol E 1437 BD hancur usai menabrak truk di Tol Cipali KM134/300 jalur B, Cikawung, Terisi, Indramayu, Minggu (13/1). FOTO:KOMARUDIN KURDI/RADAR INDRAMAYU

Keterangan diperoleh Radar Cirebon, kecelakaan terjadi bermula saat minibus nopol E 1437 BD melaju dari arah Cirebon ke Jakarta. Saat melintas di KM 134/300, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, mobil tiba-tiba menabrak belakang truk yang tidak diketahui indentitasnya. Tabrakan keras itulah yang mengakibatkan pengemudi dan seorang penumpang meninggal.

Kasat Lantas Polres Indramayu AKP Asep Nugraha SH mengatakan tabrakan tersebut terjadi di lajur kanan atau lajur cepat. Truk yang ditabrak melarikan diri sesaat setelah kejadian. “Satu meninggal di lokasi kejadian, sedangkan satunya lagi dirumah sakit. Kini kami masih fokus melakukan penyelidikan,” katanya.

Sementara itu, dua korban kecelakaan asal Desa Lebakmekar, Kecamatan Greged, akhirnya dipindahkan perawatannya ke Cirebon. Hal ini bertujuan agar pihak keluarga lebih mudah untuk merawat dan menjaga korban selama masa penyembuhan.

Dua korban tersebut adalah Wasja (57) dan Ali Sodikin (18). Wasja sendiri saat dievakuasi ke RSD Gunung Jati tidak bisa menggerakkan kaki dan tangannya. Kondisi ini terjadi karena diduga Wasja mengalami patah tulang pada tangan dan kaki.

“Pada kecelakaan itu ada dua warga saya. Keduanya kondisinya sampai saat ini (kemarin, red) sadar. Untuk perawatan Pak Wasja nanti dirujuk ke RS Pelabuhan, sementara Ali dirawat di RS Gunung Jati,” ujar Alex Setiawan, Kuwu Desa Lebakmekar yang turut menjemput langsung para korban dari salah satu RS di Subang.

Menurut Alex, rombongan yang berangkat dari Greged 9 orang, termasuk sopir. Para korban berangkat dari Greged Minggu (13/1) dengan tujuan Jakarta. “Mereka pedangang. Penumpangnya ada perempuan dan laki-laki. Tapi bukan satu keluarga. Kalau alamatnya semuanya satu kecamatan, di Greged. Semua korban total ada 9. Dua meninggal, 3 luka berat, dan 4 luka ringan. Yang dibawa pulang pindah perawatan di Cirebon ini termasuk yang luka ringani,” ungkapnya. (kom/dri)