Monitoring Layanan Kesehatan, Sekda Kuningan Sambangi RS dan Puskesmas

sekda-sidak-layanan-kesehatan
INSPEKSI MENDADAK. Untuk memastikan pelayanan selama cuti Lebaran, Sekda Dian Rachmat Yanuar melakukan inspeksi mendadak ke puskesmas dan rumah sakit. FOTO: AGUS PANTHER/RADAR KUNINGAN

KUNINGAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan Dian Rachmat Yanuar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah rumah sakit dan puskesmas di Kabupaten Kuningan. Sidak dilakukan untuk monitoring pelayanan petugas kesehatan, khususnya kehadiran aparatur sipil negara (ASN) di hari terakhir kerja sebelum cuti bersama.

Adapun beberapa lokasi yang dilakukan sidak yakni RSUD ’45 Kuningan, Puskesmas Sindangagung, Puskesmas Kramatmulya, dan Puskesmas Jalaksana. Sidak itu diawali dengan memimpin apel pagi di RSUD ’45 Kuningan, Jumat (31/5), untuk melihat sejauh mana tingkat kehadiran para pegawai rumah sakit yang masuk kerja.

“Bagi saya, apel pagi merupakan hal penting untuk mengecek kekuatan sampai sejauh mana personil kita untuk siap melakukan pelayanan terhadap masyarakat. Saya akan terus melakukan koordinasi dengan seluruh jajaran mulai dari pucuk pimpinan sampai yang terendah,” kata Sekda Dian saat memberikan keterangan persnya.

Menurutnya, sidak dilakukan sebagai wujud menegakan disiplin pegawai demi terciptanya budaya gerakan disiplin daerah (GDD). Hal itu berdasarkan Keputusan Bupati Kuningan Nomor 061/Kpts.20-Org&Pa/2019 tentang pembentukan Satgas GDD di lingkungan Pemerintah Kuningan. Bahkan, GDD diatur dengan jelas atas dasar undang-undang mulai tingkat pusat ke daerah agar selalu meningkatkan kedisiplinan.

“Alhamdulillah sejauh ini para pegawai hadir, khususnya PNS di rumah sakit maupun puskesmas. Sebelumnya saya sudah tegaskan tidak ada istilah hari kejepit nasional atau harpitnas, Jumat tetap masuk dan besok Sabtu juga masih harus mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila,” tegasnya.

Dia menilai, melaksanakan kedisiplinan itu memang tidak mudah. Tetapi melalui proses pendekatan dan pembinaan, maka budaya disiplin, budaya bersih, budaya tertib, dan budaya kerja akan senantiasa tercipta untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Ketika kita mencintai pekerjaan pasti akan tumbuh kedisplinan. Ketika tumbuh kedisplinan, kita sudah merasa terbiasa untuk selalu berbudaya disiplin. Apabila kita mencintai pekerjaan sebagai ASN, dimanapun kita ditempatkan pasti kita akan menyenangi dan mencintai pekerjaan sehingga tumbuh disiplin serta bertanggung jawab. Itu terwujud salah satunya diawali dengan apel pagi, apalagi rumah sakit dan puskesmas memiliki peran penting untuk melayani masyarakat,” pungkasnya. (ags)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait