Muncul Usulan Nama Bandara BJ Habibie untuk Bandara Kertajati

Bandara Kertajati Majalengka (BIJB)
Bandara Kertajati Majalengka (BIJB).FOTO: RADARCIREBON.COM

MAJALENGKA-Nama Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka hingga kini masih belum final. Setelah muncul wacana dan usulan nama KH Abdul Halim dan Ki Bagus Rangin, kini muncul nama lain yakni BJ Habibie, Presiden RI Ke-3. Isu itu muncul setelah Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyebut akan mengabadikan nama BJ Habibie pada proyek di Jawa Barat.

Bupati Majalengka Dr H Karna Sobahi MMPd menyatakan dirinya belum mengetahui secara pasti maksud pasti dari Gubernur Ridwan Kamil itu. “Apakah nama Pak Habibie itu untuk Waduk Jati Gede atau bandara atau tempat lainnya,” katanya.

Diungkapkan Bupati Karna, secara lisan, pada era Gubernur Ahmad Heryawan telah diusulkan nama KH Abdul Halim sebagai nama BIJB. Pertimbangannya KH Abdul Halim adalah pahlawan nasional asal Kabupaten Majalengka. Apalabi biasanya nama bandara diambil dari nama tokoh pahlawan nasional. Dan Kabupaten Majalengka memiliki pahlawan Nasional Abdul Halim. Meski begitu, Karna mengatakan tidak masalah jika nama adalah Bandara BJ Habibie.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Majalengka Drs H Edy Annas Djunaedi MM berpendapat, pihak yang berwenang menentukan nama BIJB adalah Pemprov Jawa Barat. Pemerintah Kabupaten Majalengka hanya bisa mengusulkan nama.

Selama ini, kata dia, belum ada komunikasi khusus untuk menentukan nama BIJB. Terkait munculnya wacana penamaan BIJB menjadi bandara BJ Habibie, Edy secara pribadi tidak keberatan dengan hal itu. Mengingat BJ Habibie merupakan bapak bangsa. (ara)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait