Musim Kemarau, Waspada Ketahanan Pangan

CIREBON-Meski bukan daerah yang memiliki hasil bumi pertanian dan peternakan, kekeringan yang melanda di beberapa wilayah Kota Cirebon, tetap memerlukan perhatian khusus. Dengan kondisi cuaca tak menentu, juga berimbas pada Kota Cirebon. Apalagi kebutuhan pangan disuplai dari wilayah lain.

Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kota Cirebon Elmi Masruroh mengingatkan pentingnya menjaga keamanan pangan pada saat musim kemarau.

Apalagi ancaman musim kemarau ini lebih dirasakan di sektor agraris karena pasokan air untuk lahan pertanian semakin berkurang. Terlebih karakteristik lahan pertanian di Kota Cirebon hampir semuanya tadah hujan, sehingga bakal berimbas pada ketersediaan pangan.

Untuk itu, dirinya mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekaranganya untuk menanam buah buahan dan juga sayuran. Pemanfaatan Lahan untuk komoditas pangan diharapkan akan menekan inflasi yang biasanya terjadi saat musim kemarau.

“Makanya untuk masyarakat karena memang datangnya musim kemarau tentunya stok produksi pertanian menurun, nah itu sebaiknya masyarakat bisa memanfaatkan pekarangannya masing-masing untuk menanam sayuran dan lainnya,” ujarnya kepada Radar Cirebon.

Di samping menjaga stok pangan, dalam mengkonsumsi komoditas pangan, masyarakat juga harus memperhatikan usur higienitas produk yang akan dikonsumsi. Sebab, ketika musim kemarau, pasokan air terbatas dan mempengaruhi kualitas air. Hal itu menyebabkan beberapa unsur pencemar semakin terkonsesntrasi di area produksi dan distribusi pangan.

“Saat musim kemarau seperti ini, standar kesehatan harus tetap diingat. Jangan sampai produk pangan yang kita makan terkontaminasi oleh kuman yang kemudian menyebabkan penyakit,” pungkasnya. (awr)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait