Nah Loh, Bawaslu Jabar Sebut KPU Kabupaten Cirebon Ceroboh, Ini Sebabnya

ilustrasi

CIREBON-Rusaknya kotak suara untuk Pemilu 2019 akibat gudang yang disewa Kabupaten Cirebon terdampak hujan, disesalkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat. Bawaslu menilai KPU Kabupaten Cirebon ceroboh dalam menentukan lokasi dan tingkat keamanan gudang logistik pemilu.

Anggota Bawaslu Jawa Barat Zaki Hilmi mengatakan pihaknya telah meninjau langsung kotak-kotak suara yang mengalami kerusakan itu. “Bawaslu Jabar ingin melihat langsung logistik yang rusak akibat kejadian itu,” ujarnya Zaki saat ditemui Radar Cirebon di Bawaslu Kabupaten Cirebon.

Ia mengatakan, jumlah kotak suara yang rusak akibat terendam banjir belum didapat secara pasti. “Sejauh ini hasil hitungan sementara terjadi kerusakan kotak suara sejumlah 696. Ini belum selesai hitung. Dimungkinkan lebih dari itu (lebih dari 696, red). Karena baru sebagian yang dihitung,” tuturnya.

Zaki menambahkan, kondisi gudang logistik di Kabupaten Cirebon memang berbeda dibandingkan dengan daerah lainnya di Jawa Barat. “Kita tinjau hari ini (kemarin, red) juga karena ingin memastikan bahwa dalam Pemilu 2019 tak terjadi kekurangan logistik. Soal gudang di Kabupaten Cirebon, berdasarkan pengawasan kami, dibandingkan dengan kabupaten/kota lain, terdapat perbedaan kondisi gudang,” ungkapnya.

Halaman: 1 2 3 4

Berita Terkait