Ngabuburead, Berbagi dan Membaca Buku

Komunitas Berbagi Buku, Berbagi Nasi, besoksenin.com, dan Majalengka Book Eater menggelar kegiatan bertajuk Kita Berbagi dan Ngabuburead. FOTO: ISTIMEWA/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA – Ngabuburit merupakan istilah bahasa sunda untuk menyebut pada saat menunggu waktu berbuka puasa. Ragam hal yang dilakukan mulai yang santai sampai yang serius. Mulai dari sekadar jalan-jalan sampai mengisi waktu dengan tadarus.

Namun ada yang berbeda pada hari sabtu (3/6)lalu di alun-alun Majalengka. Sekelompok anak muda yang terdiri dari beberapa komunitas mengisi ngabuburit dengan kegiatan yang tidak biasa. Komunitas Berbagi Buku Majalengka, Berbagi Nasi Majalengka, besoksenin.co, dan Majalengka Book Eater menggelar kegiatan amal yang bertajuk “Kita Berbagi” dan “Ngabuburead”.

Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 15.30 diisi membaca buku gratis, penggalangan dana, lapak makanan buka puasa serta berbagi takjil. Satu kegiatan bisa merangkul berbagai aspek seperti minat baca, sedekah dan berbagi kebahagiaan.

“Alun-alun Majalengka merupakan sentra orang-orang berkumpul untuk mengisi waktu ngabuburitnya, maka dari itu kami berinisiatif untuk melakukan kegiatan ini,” jelas Reni, salah satu pengurus Berbagi Buku Majalengka.

Reni menambahkan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan rutin setiap hari Sabtu selama Ramadan. Hasil dari penggalangan dana akan didonasikan sekaligus buka puasa bersama anak-anak panti asuhan di Majalengka. “Tidak ada yang lebih menyenangkan di bulan yang suci ini selain kita bisa berbagi dengan sesama, semoga lancar dan terus berlanjut,” tambah Deta, salah satu pengurus Majalengka Book Eater.

Hal senada disampaikan aktivis Komunitas Berbagi Nasi Majalengka dan besoksenin.co, bahwa di bulan yang penuh rahmat ini mereka ingin berbagi dan mengajak orang-orang untuk berbagi. Selain menambah amal ibadah, kegiatan ini juga diharapkan bisa menjadi sarana silaturahmi komunitas dengan komunitas atau komunitas dengan masyarakat. (ara)