Nunggak Pajak Kendaraan dan Masa STNK Belum Diperpanjang, Pemotor Ditilang

Petugas menggelar operasi di depan Taman Cirendang, Kuningan. FOTO:AGUS PANTHER/RADAR KUNINGAN
Petugas menggelar operasi di depan Taman Cirendang, Kuningan.FOTO:AGUS PANTHER/RADAR KUNINGAN

KUNINGAN-Tingkat pelanggaran lalu lintas jalan raya di Kabupaten Kuningan terbilang masih cukup tinggi. Hal itu terlihat saat dilakukan operasi terhadap Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) di sekitar Taman Cirendang, Kuningan, Kamis (11/7).  Dalam operasi ini, Bappenda Provinsi Jabar melibatkan Satlantas Polres Kuningan dan Dinas Perhubungan.

Untuk memudahkan wajib pajak membayar pajak kendaraannya, Bappenda menyiapkan mobil pelayanan di sekitar lokasi operasi. Bukan hanya KTMDU saja, petugas juga melakukan penindakan kepada pelanggar lalulintas. Dampaknya, tidak sedikit pengendara roda dua yang tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor maupun tanpa mengenakan helm. Terpaksa petugas melakukan tindakan tegas berupa penilangan terhadap para pelanggar.

Namun ada juga pengguna motor yang memilih putar balik untuk menghindari tilang ketika melihat ada operasi gabungan. Uniknya, pelanggar lalin saat ditilang, sebagian pelanggar beralasan lupa membawa surat-surat kendaraan hingga kelupaan untuk membayar pajak yang sudah jatuh tempo.

Padahal Sat Lantas Polres Kuningan maupun Bapenda Wilayah Kuningan, kerap memberikan sosialisasi dan edukasi terkait pelayanan pajak serta tertib berlalu lintas. “Tingkat pelanggaran masih tinggi, tingkat kesadaran tertib berlalu-lintas juga masih kurang. Khusunya bagi para kaum milenial, makanya kita lakukan operasi untuk menekan angka pelanggaran dalam berlalu-lintas,” kata Kasat Lantas Polres Kuningan AKP M Duhri melalui KBO Sat Lantas Ipda Sutarja Fahrudin.

Padahal secara rutin, pihaknya kerap mengadakan sosialisasi dan edukasi tentang ketertiban dalam berlalu-lintas. Bahkan simulasi tertib berlalulintas juga diberikan secara berkelanjutan, khususnya bagi para pelajar di sekolah-sekolah hingga pendidikan tinggi.

“Langkah itu dilakukan sebagai upaya untuk menekan angka kecelakan dalam berlau-lintas. Maka kami menghimbau, agar masyarakat bisa mentaati peraturan lalu lintas, jadikan keselamatan berlalu-lintas itu menjadi kebutuhan kita sehari-hari,” tegasnya.

Pada Operasi KTMDU ini, pihaknya bersama Bapenda Provinsi Jabar Wilayah Kuningan, Polisi Militer Kuningan, dan Dishub Kuningan berhasil menjaring 53 pelanggar lalu lintas. Jumlah itu terdiri dari STNK sebanyak 43 buah, SIM 6, dan barang bukti 4 kendaraan motor. “Operasi ini untuk menindak-lanjuti semua jenis pelanggaran di jalan raya, khususnya bagi penunggak pajak kendaraan. Kalau tidak membawa kelengkapan surat kendaraan, otomatis dilakukan penilangan,” tandasnya.

Sepanjang tahun ini, Operasi KTMDU telah dilakukan sebanyak dua kali. Nanti pada minggu depan kembali dilakukan operasi serupa yakni di Zona I daerah Cilimus, Jalaksana, Mandirancan, dan Pancalang. Setelah itu akan dilakukan lagi operasi di Zona III wilayah Ciawigebang, Cidahu, Luragung, dan Cibingbin. (ags)

Berita Terkait