Pabrik Springbad Ludes Terbakar

KEBAKARAN-PABRIK-SPRINGBAD
Pabrik springbed PT Mirela Jaya Perkasa yang berlokasi di Blok Situmpuk, RT 03 RW 08, Kelurahan Pejambon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, ludes terbakar, Rabu dini hari (18/9). FOTO: DAMKAR FOR RADAR CIREBON

CIREBON – Pabrik springbed PT Mirela Jaya Perkasa yang berlokasi di Blok Situmpuk, RT 03 RW 08, Kelurahan Pejambon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, ludes diamuk si jago merah, Rabu dini hari (18/9). Pabrik itu milik Ferdianto Samanta (56) warga Margahayu, Bandung. Akibat dari kebakaran itu, dia harus mengalami kerugian miliaran rupiah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar, kejadian itu terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Api diketahui pertama oleh Arifin dan Agus yang merupakan pekerja pabrik tersebut. Malam saat mereka sedang istirahat, terdengar suara berisik di ruang belakang, yakni di gudang produksi rangka kayu.

Penasaran, mereka kemudian keluar dari kamar tempat istirahat untuk mengecek sumber suara. Sontak, mereka terkejut karena ada kobaran api. Keduanya langsung berteriak dan membangunkan rekan lainnya yang sedang beristirahat di dalam pabrik tersebut. Api dengan cepat membesar dan semakin tak terkendali hingga menyebar ke bagian depan.

Masyarakat sekitar yang melihat kobaran api sudah membesar pun langsung panik. Pasalnya, lokasi pabrik tersebut berada di tengah pemukiman warga. “Kalau pabrik sudah tidak terselamatkan. Tapi, kita khawatir api nyebar ke rumah kami. Memang ada tembok, tapi tembok belakang sudah jebol dan kita semua khawatir api merembet. Jadi kita berusaha padamkan sebisanya,” kata warga setempat.

Warga yang enggan menyebutkan nama itu mengaku pihaknya sudah berusaha menelepon pihak pemadam kebakaran Kabupaten Cirebon. Namun, bahan pabrik yang mudah terbakat membuat api cepat merambat. Ditambah dengan petugas damkar yang telat, sehingga api semakin tak terkendali. “Damkarnya telat Mas. Satu jam setelah kejadian baru datang. Kita panik, hawatir nyebar apinya,” tambahnya.

Di tempat yang berbeda, Eno Sujana Kasi Tanggap Darurat Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon mengatakan pihaknya mendapatkan telepon pukul 01.35 dan langsung ke lokasi kejadian. Tapi, adanya perbaikan jalan sehingga petugas harus menempuh jalan memutar. Melihat api yang besar, pihaknya menerjunkan 8 unit mobil pemadam kebakaran.

“Setelah berjibaku melakukan pemadaman, sekitar pukul 06.00 WIB api akhirnya berhasil dipadamkan, yang selanjutnya dilakukan pendinginan di seluruh bagian pabrik untuk menghindari api muncul. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Tapi, kerugiannya ditaksir miliaran rupiah,” papar Eno.

Sementara Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto melalui Kasubag Humas Iptu Muhyidin mengatakan pihaknya mendapatkan informasi itu langsung menerjunkanTim Identifikasi dan Polsek Sumber untuk cek TKP dan mengumpulkan barang bukti. Bahkan setelah api padam, polisi kemudian bergerak memasang police line di lokasi kejadian.

“Dari hari pemeriksaan kami, api muncul berasal dari belakang bangunan produksi kayu dan merembet ke bangunan depan.D iduga api berasal dari korsleting listrik di bangunan produksi kayu. Tidak ada korban jiwa. Kerugian materil belum bisa kami taksir. Pemadaman dilakukan dengan 8 unit kendaraan Damkar Kabupaten Cirebon,” jelas Muhyidin. (cep)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait