Pakistan Siap Perang Lawan India

pakistan-v-india
DEMO: Kepolisian Pakistan berjaga-jaga saat pengunjuk rasa melakukan protes terhadap India pada Hari Kemerdekaan mereka di dekat Kedutaan Besar India di Islamabad, Pakistan, Kamis (15/8). Foto: AP

ISLAMABAD – Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, menyatakan siap berperang melawan India terkait sengketa di wilayah Jammu dan Kashmir. Penegasan tersebut, sebagai tanggapan atas situasi di wilayah Kashmir bagian India yang semakin panas.

Peringatan ini disampaikan Khan pada Rabu (14/8) kemarin, dalam sebuah pidato di televisi di Muzaffarabad, ibukota wilayah Kashmir yang dikuasai Pakistan.

Dalam pidatonya, Khan mengungkapkan bahwa tentara Pakistan menerima informasi kuat, bahwa India sedang berencana untuk melakukan sesuatu di Kashmir.

“Kami telah memutuskan bahwa jika India melakukan pelanggaran apapun, kami akan berperang hingga akhir. Waktunya sudah tiba untuk memberi Anda (India) pelajaran. Pakistan siap dan akan memberikan balasan yang keras,” tegas Khan.

Pernyataan Khan tersebut terjadi ketika ketegangan yang semakin meningkat antara kedua negara, bersamaan dengan keputusan India yang mencabut status daerah istimewa dari Kashmir pekan lalu.

Melalui Twitter, Panglima Angkatan Bersenjata Pakistan menyatakan, bahwa anak buahnya siap berada di garis depan memperjuangkan Kashmir.

Setelah India mencabut status daerah istimewa dari wilayah Kashmir yang dikuasai India, Pakistan membalasnya secara diplomatik. Pakistan juga meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (13/8) lalu untuk menggelar rapat darurat untuk menekan India.

Ketegangan kedua negara tetangga ini juga berlanjut dengan Pakistan yang mengusir duta besar India di negaranya, memutus perdagangan bilateral serta menghentikan sementara layanan transportasi lintas batas kedua negara.

Di sisi lain, sebagian wilayah Kashmir telah ditutup selama lebih dari sepekan. Puluhan ribu pasukan bantuan dari India juga dikerahkan ke pusat kota Srinagar dan kota-kota lainnya.

Pemerintah India pun memutus sambungan internet dan telekomunikasi di Kashmir guna mencegah aksi protes dan kerusuhan.

Hingga kini, India memang berjanji untuk mengendurkan pembatasan yang diberlakukan di Kashmir, setelah perayaan Kemerdekaan India kemarin. (der/afp/fin)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait