Pamit ke Pasar Malam, Anak Perempuan 14 Tahun Warga Desa Kongsijaya Hilang

Pemdes Lapor Polisi dan Sebar Pengumuman di Medsos

Darmin bersama istri tengah melaporkan anak perempuannya yang hilang sejak Rabu malam ke Kepala Desa Kongsijaya, Kamis (28/2) malam. FOTO:ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU
Darmin bersama istri tengah melaporkan anak perempuannya yang hilang sejak Rabu malam ke Kepala Desa Kongsijaya, Kamis (28/2) malam.FOTO:ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Seorang anak perempuan berusia 14 tahun asal Desa Kongsijaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu hilang usai melihat pasar malam. Hal itu membuat khwatir orang tuanya, Darmin (52). Tidak kuasa menahan kecemasan, Darmin akhirnya melaporkan kejadian anaknya yang hilang itu ke kuwu (kepala desa) setempat, Kamis (28/2).

Dijelaskan Darmin, anaknya hilang sejak sehari sebelumnya. Anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar itu berpamitan pergi ke pasar malam pada hari Rabu (26/2) malam. Sesampainya di pasar malam,  lanjut Darmin, keduanya bertemu dengan teman perempuan mereka. “Hanya anak saya aja yang ikut, sedangkan ST tidak,” ujarnya.

Setelah selang beberapa jam hingga tengah malam, anaknya tidak kunjung pulang, sehingga dirinya melakukan pencarian sampai pagi. “Tetap tidak ketemu dan tidak ada kabar,” keluhnya.

Lebih lanjut, dikatakan Darmin, keesokan harinya, anaknya masih sempat  menerima telepon dirinya dan menyatakan ada di Indramayu.  “Tetapi setelah sore HP nya tidak bisa dihubungi. Karena saya merasa khawatir saya laporkan ke pemerintan desa sekarang,” terang Darmin.

Kuwu Kongsijaya, H Sutarjo mengaku, baru menerima laporan dari warganya yang kehilangan anak perempuan yanag masih berusia 14 tahun sejak Rabu malam saat pergi ke pasar malam. Pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pencarian, di wilayah-wilayah yang terakhir kali masih menerima telepon.

“Dari penjelasan pelapor terakhir masih kontak pada siang hari itu berada di Indramayu, Pemdes akan bantu melakukan pencarian, dan akan memyebarkan informasi orang hilang lewat medsos. Sekarang keluarga juga sudah sebar berita kehilangan lewat grup medsos, mudah-mudahan segera ditemukan,” jelas Sutarjo. (oni)