Parkir Depan Rumah, Avanza Hilang, Komplotan Maling Gunakan Dua Mobil

H Yani menunjukkan lokasi parkir mobil Toyota Avanza. Hilangnya mobil baru diketahui pukul 07.00 saat hendak mengantar berobat ke rumah sakit.FOTO: CECEP NACEPI/RADAR CIREBON

CIREBON-Maling mobil kembali beraksi di Kecamatan Panguragan. Kali ini menyasar mobil milik Adi Sobani (37). Pria yang biasa tinggal di Jakarta itu pulang kampung untuk menjenguk ibunya yang sedang sakit. Namun, hanya parkir beberapa jam di jalan Blok 6 Desa Panguragan Kulon, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon, Rabu dini hari (9/10) mobil Toyota Avanza nopol B 1214 UZL miliknya lenyap tak berbekas.

Diceritakan oleh kakak kandung korban, H Yani, adiknya itu mendapatkan kabar kalau orang tuanya sedang sakit. Sebagai anak, dia pun pulang ke kampung halaman untuk menjenguk ibunya. Adiknya sampai Blok 6, Desa Panguragan kulon, Kecamatan Panguragan sekitar pukul 02.00 WIB. “Pas sampai rumah dini hari. Semua pada kelelahan, pada ngantuk. Jadi kita langsung pada tidur. Sedangkan mobil parkir di depan rumah,” kata H Yani kepada Radar Cirebon.

Pagi harinya, tanpa curiga mereka bersiap-siap berangkat ke RSUD Arjawinangun untuk mengantarkan ibunya berobat. H Yani pun menyuruh adiknya untuk memindahkan mobil. Namun, baru beberapa detik kemudian sang adik kembali lantaran mobil yang parkir di pinggir jalan itu tidak ada. H Yani pun penasaran dan bergegas ke depan melihat tampat parkir mobil tersebut.

“Diketahui hilang pukul 07.00 WIB saat kita mau nganter ibu berobat. Saat itu, saya nyuruh adik ke parkirkan mobil. Adik saya bilang kok gak ada. Jadi, kita semua cek. Kita kaget, mobil tidak ada di tempat parkir. Saya tanya-tanya ke saudara dan tetangga. Katanya, saat mereka Salat Subuh mobil sudah tidak ada,” tuturnya.

H Yani langsung bergegas ke Polsek Panguragan untuk melaporkan kejadian tersebut. Saat itu juga, polisi melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi. Termasuk korban. “Kita gak cari muter, karena hilangnya sebelum jam 4, kemungkinan sudah jauh. Jadi kita langsung ke polsek saja laporan. Baru kali ini kehilangan mobil. Biasanya kita parkir di sini tidak apa apa. Sebelumnya kita tidak curiga,” ujarnya.

Di lokasi yang berbeda, aparat Desa Panguragan Kulon Muhamad mengatakan, pihaknya mengetahui ada warganya yang kehilangan mobil dari Bhabinkamtibmas yang memberitahukan melalui telepon. “Ada telpon dari Bhabinkamtibmas kalau ada warga Panguragan Kulon kehilangan mobil. Katanya, saya diminta harus siap bilamana dijadikan sebagai saksi,” katanya.

Muhamad juga mengaku, dirinya saat kejadian sekitar pukul 03.15 WIB sedang nongkrong di Jembatan Karang Moncol. Saat itu, dia juga menaruh curiga dengan adanya kendaraan asing yang melaju dengan kecepatan yang tidak wajar (tinggi, red) di jalan yang sempit. Terlebih lagi, semua mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi itu adalah nopol luar kota, yakni A dan B.

“Kayaknya itu pelakunya, karena saya lihat ada tiga mobil lewat dengan kecepatan yang tidak wajar. Pertama Avanza hitam plat A, melaju cepat. Beberapa menit kemudian Avanza putih plat B yang diduga milik korban juga melaju kencang. Nah, yang terakhir mobil Granmax pikup. Ketiga mobil itu, lajunya sangat cepat. Kemungkinan itu,” ungkapnya. (cep)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait