Pekerja PDAM yang Terseret Sungai Cimanuk Ditemukan Tewas

Jenazah pekerja PDAM Suwardi (59) yang berhasil ditemukan dievakuasi ke ke rumah sakit. FOTO:IST/RADAR INDRAMAYU
Jenazah pekerja PDAM Suwardi (59) yang berhasil ditemukan dievakuasi ke ke rumah sakit.FOTO:IST/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU–Pekerja PDAM atas nama Suwardi (59), warga asal Lohbener, Kabupaten Indramayu yang hanyut di Sungai Cimanuk, akhirnya ditemukan tewas, Jumat (15/3). Seperti diketahui, sehari sebelumnya Suwardi dilaporkan hilang terseret arus Sungai Cimanuk saat tengah memperbaiki pipa PDAM.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu Drs Edi Kusdiana mengatakan, petugas pencari sempat kesulitan menemukan jasad Suwardi yang hilang. Sebab ketika itu debit Sungai Cimanuk tengah tidak bersahabat. Ditambah beratnya medan pencarian mempersulit tim dalam melakukan pencarian.

Beruntung selang sehari kemudian tim berhasil menemukan Suwardi meski sudah tak bernyawa. Diduga Suwardi tergelincir ketika tengah membersihkan sampah yang ada di pipa PDAM di wilayah Sungai Cimanuk, Desa Pamayahan, Lohbener.  “Korban tenggelam pada Kamis,” terang Edi.

Jasad Suwardi sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Edi meminta kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Saat ini wilayah Jawa Barat tengah memasuki puncak musim penghujan.

Debit air sungai biasanya akan meninggi sehingga bisa mengakibatkan banjir ataupun tanggul jebol. “Tetap waspada selalu di puncak musim penghujan ini,” ujarnya. (oet/oni)