Pelantikan Bupati Masih Lama, PDIP Belum Berpikir Wabup

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon H Mustofa SH
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon H Mustofa SH

CIREBON-DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon belum berpikir pengisian Wakil Bupati Cirebon. Sebab, partai lambang moncong putih itu masih fokus pemenangam Pemilu 2019 mendatang.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon H Mustofa SH menegaskan, proses pengisian kekosongan jabatan wakil bupati masih lama. Tepatnya, tanggal 6 Juni 2019 mendatang. Menurutnya, saat ini partai tengah menguatkan soliditas dan tingkatkan konsolidasi untuk memenangkan pemilu tahun 2019.

Hal ini sejalan dengan instruksi Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristianto saat berkunjung ke Cirebon beberapa waktu lalu. “Instruksi DPP jelas yakni jaga soliditas dan tingkatkan konsolidasi itu. Kalau untuk pengisian kekosongan jabatan wakil bupati masih sangat lama,” ujarnya kepada Radar Cirebon.

Saat ini, kata pria yang akrab disapa Jimus itu, survei PDI Perjuangan di Kabupaten Cirebon masih tinggi yakni di atas 30 persen. Artinya, kasus operasi tangkap tangan (OTT) Sunjaya Purwadisastra tidak berdampak signifikan terhadap suara partai. “Tugas saya bagaimana menaikan survei ini,” paparnya.

Dia khawatir, dengan adanya isu pemilihan pengisian Wakil Bupati Cirebon hasil Pilkada 27 Juni 2018 lalu, akan mengganggu soliditas partai dan menjatuhkan survei partai. “Sekali lagi, untuk proses pengisian itu masih panjang waktunya. Karena pelantikannya saja masih lama,” terangnya.

Selain itu, untuk proses pengisian kekosongan wabup tidak melalui rapat kerja cabang khusus (rakercabsus). Karena ini beda prosesnya dengan pilkada. “Jika ada teman kita yang mengatakan harus ada rakercabsus, ini sebagai tahapan normatif yang harus dilalui. Agar DPP bisa mempertimbangkan usulan dari bawah, karena mungkin anggapannya selama ini DPP hanya droping saja tanpa memperhatikan usulan dari bawah,” jelasnya.

Yang jelas, untuk pengisian wabup ini menjadi hak dari PDI Perjuangan. Prosesnya seperti apa, itu nanti akan dijalankan partai pada saatnya nanti. “Kejadian OTT jadi cambuk untuk PDIP. Makanya, PDIP segera mengambil sikap supaya tidak berdampak terhadap kepercayaan masyarakat kepada partai. Sekali lagi, prose pengisian jabatan wabup masih lama lah,” pungkasnya. (sam)