Pembalap Nasional Juara Individual Road Race

tour-de-linggarjati-IRR
HARI KEDUA: Para pembalap dari berbagai negara mengikuti Tour de Linggarjati untuk kategori Individual Road Race (IRR), Sabtu (14/8). Foto: M Taufik/Radar Kuningan

KUNINGAN – Pembalap sepeda asal Indonesia Aiman Cahyadi sukses menjadi yang tercepat untuk kategori Indivual Road Race (IRR) hari kedua event Tour de Linggarjati (TDL), Sabtu (14/9). Aiman mencatatkan waktu terbaik 2 jam 21 detik dalam lomba IRR kelas Men Elite yang menempuh rute balap sejauh 103,3 kilometer.

Rute perjalanan melintasi wilayah Selatan Kuningan yang terkenal ekstrem dengan tanjakan dan turunan curam serta tikungan tajam berhasil ditaklukkan Aiman hingga mencapai garis finish tercepat menyingkirkan 75 pembalap lainnya.

Sementara posisi kedua diraih pembalap luar negeri yaitu Jonel Carvueva dari Tim Go for Gold Philippines. Sedangkan juara ketiga diraih pembalap nasional, Woro Fitriyanto dari Happy Cycling Team Batang.

Selain kelas Men Elite, balap sepeda kategori IRR ini juga digelar untuk kelas Women Elite, Men Junior dan Women Junior serta Men Youth dan Women Youth, namun dengan jarak tempuh lebih pendek. Kelas Men Elite adalah yang terberat karena jarak tempuhnya paling jauh yakni 103,3 kilomter dengan rintangan tanjakan dan turunan yang terbilang ekstrem.

Tak sedikit pembalap yang harus menyerah dan memutuskan tidak melanjutkan lomba. Catatan panitia, dari 105 pembalap yang berangkat di garis start, 43 pembalap di antaranya memutuskan berhenti di tengah jalan.

“Rute dan medan lomba pada Tour de Linggarjati tahun ini berbeda dengan tahun kemarin, yang sekarang lebih dari ekstrem. Terutama untuk turunan dan tanjakan yang sangat merepotkan, sampai-sampai beberapa teman saya harus turun dan mendorong sepeda dan ada juga yang memutuskan tidak lanjut,” ungkap salah satu pembalap asal Malaysia Muhamad Hafizul Asyraf.

Namun demikian, Asyraf yang sudah mengikuti Tour de Linggarjati sejak tahun pertama tersebut mengaku tidak kapok untuk ikut even TDL tahun berikutnya. Alasannya, kata Asyraf, banyak pengalaman menarik dan seru setiap kali ikut balap sepeda di Kuningan. Selain menambah banyak teman pembalap, dia juga bisa menikmati keindahan alam Kuningan yang asri dan hijau.

“Saya pertama ikut TDL saat masih sekolah usia 15 tahun dan sekarang sudah berusia 20 tahun saya sudah kuliah masih bisa ikut. Insya Allah tahun depan ikut lagi, dan berharap bisa meraih juara,” ujar Asyraf.

Selain menghadirkan balap sepeda kategori IRR, hari kedua Tour de Linggarjati juga menghadirkan lomba free style BMX di sepanjang Jalan Siliwangi depan Masjid Syiarul Islam. Lomba ini pun mendapat antusias peserta cukup banyak, tercatat ada 60 freestyler dari 10 kota dan kabupaten di Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten.

“Lomba BMX Free Style ini yang pertama di gelar pada event TDL tahun ini. Alhamdulillah antusias pesertanya cukup bagus, sehingga tidak menutup kemungkinan lomba ini akan tetap diadakan pada TDL berikutnya,” ungkap Sekda Kuningan Dian Rahmat Yanuar saat membuka lomba BMX Free Style.

Sementara Bupati Kuningan Acep Purnama dan Wakilnya M Ridho Suganda turut hadir menyaksikan keseruan acara TDL hari kedua. Bahkan Acep dan Edo, berkesempatan menjadi marshal membuka jalan untuk pembalap kelas Men Elite menelusuri rute IRR yang meliputi wilayah Selatan Kuningan seperti Ciniru, Hantara, Cilebak, Subang dan Selajambe. (fik)

Berita Terkait