Pemilu Lancar, Belum Temukan Persoalan

MONITORING: Pj Bupati Cirebon, Dr Ir H Dicky Saromi MSc didampaingi Sekda, sejumlah staf dan kepala dinas bersama Muspida melihat pelaksanaan pemungutan suara di TPS Desa Jatiseeng, (17/4). FOTO: ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON
MONITORING: Pj Bupati Cirebon, Dr Ir H Dicky Saromi MSc didampaingi Sekda, sejumlah staf dan kepala dinas bersama Muspida melihat pelaksanaan pemungutan suara di TPS Desa Jatiseeng, (17/4).FOTO: ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON

CIREBON-Penjabat Bupati Cirebon, Dr Ir H Dicky Saromi MSc menyebut pelaksanaan pemungutan suara di Kabupaten Cirebon, sampai saat ini lancar dan relatif tidak ada kendala berarti.

Ia pun yakin jika tidak akan ada masalah ataupun persoalan yang timbul sebagai ekses dari Pemilu 2019 tersebut di Kabupaten Cirebon.

Hal tersebut disampaikan Dicky ketika bersama rombongan Muspida Kabupaten Cirebon melihat pelaksanaan pemungutan suara di TPS Desa Jatiseeng, Kecamatan Ciledug, (17/4).

Menurutnya, Desa Jatiseeeng adalah TPS pertama yang ia kunjungi dalam monitoring bersama muspida kali ini. Sejauh yang ia lihat, sampai tidak ada persoalan yang bisa mengganggu jalannya pelaksanaan pemilu hingga proses penghitungan.

“Saya lihat lancar dan aman. Sejauh ini, tidak ada masalah. petugas keamanan juga berjaga dengan baik, petugas PPS juga melaksanakan tugas dengan baik, insya allah tidak aakan ada masalah,” ujarnya.

Dijelaskannya, indikator lancarnya pelaksanaan pemungutan suara di Kabupaten Cirebon, selain lancarnya proses pemungutan, hingga penghitungan suara.

Animo masyarakat juga berdasarkan laporan dari penyelenggara pemilu cukup tinggi. Ia pun memperkirakan jika angka kehadiran masyarakat akan berada di angka 75 sampai 80 persen.

“Animo masyarakat cukup tinggi. Sosialisasi yang dilakukan pemerintah baik oleh penyelanggara pemilu juga cukup baik. Sepertinya antara 75 sampai 80 persen kalau tingkat kehadiran, masyarakat sudah dari pagi menyalurkan hak pilih, ini terbukti saat jam 12 tadi sudah tidak ada antrean, sangat lancar.” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto dalam kesempatan tersebut menyebut ada beberapa TPS di Kabupaten Cirebon yang mendapat perlakuan secara khusus karena tingkat kerawanan.

Salah satunya TPS yang ada di Ciledug. Selain karena jumlah pemilih yang cukup tinggi, latar belakang masyarakat cukup beragam dan sangat majemuk.

“Kita datang ke Ciledug sebagai langkah monitoring untuk memastikan pelaksanaan pemilu di Kabupaten Cirebon, khususnya di Ciledug berjalan dengan aman dan nyaman tanpa adanya intimidasi ataupun pihak-pihak yang ingin menghalangi masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya,” jelasnya. (dri)