Pemilu, Pasar Tumpah Mingguan Jatibarang Sepi

PASAR-JATIBARANG-SEPI-SAAT-PEMILU
LENGANG: Jalan Mayor Dasuki Jatibarang yang biasanya dipenuhi pedagang dan selalu macet tampak sepi, Rabu (17/4). FOTO: ANANG SYAHRONI/ RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU – Hari H pencoblosan, Pasar Mingguan Jatibarang Indramayu yang ramai setiap Rabu dan Minggu terlihat sepi. Padahal, saat hari Minggu biasanya banyak pedagang tumpah berjejer di sepanjang jalan sehingga membuat macet Jalan Mayor Dasuki Jatibarang.

Salah satu pedagang, Jupri (35) mengatakan, pedagang pasar mingguan kompak tidak membuka lapaknya saat hari pencoblosan, dan memilih untuk mengikuti pemilu. Hal itu dilakukan, kata Jupri, selain arahan dan imbauan dari pemerintah desa di daerah asal pedagang juga keinginan para pedagang yang ingin memberikan suaranya untuk calon presiden dan wakil presiden yang diunggulkannya.

“Kami pedagang juga sudah sepakat di hari penentuan masa depan bangsa 5 tahun kedepan, pedagang bisa ikut serta dalam pemilu,” ujarnya.

Senada dikatakan, Nana (40), pedagang pasaran mingguan yang memilih tidak berdagang saat hari pasaran. Menurut Nana, pedagang memang kompak untuk menyukseskan pemilu.

“Para pedagang juga ingin menyukseskan pesta demokrasi ini dengan memilih pemimpin yang kita inginkan. Untuk itu hari ini (kemarin, red) libur karena para pedagang datang ke TPS,” ujarnya.

Sementara, salah seorang warga, Suwendi (47) mengaku kaget, karena saat ke pasar tumpah mingguan Jatibarang terlihat sepi. Padahal, biasanya pasar saat hari pasaran selalu ramai dan membuat macet jalan.

“Biasanya ramai bahkan sampai macet, tapi pas hari pencoblosan pemilu tidak ada satupun pedagang sandang atau pedagang lainnya. Jalan yang biasa macet jadi lancar,” ujarnya. (oni)