Pemkot-PLN Sepakat Perpanjang MoU PJU

Deretan lampu penerangan jalan umum (PJU) di Jl dr Wahidin Sudirohusodo. FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON
Jl dr Wahidin Sudirohusodo. FOTO:DOK.OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

CIREBON-Dalam upaya memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, Pemerintah Cirebon dalam hal ini Badan Keuangan Daerah (BKD) dan PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten Area Cirebon, sepakat memperpanjang nota kesepahaman (MoU), yang beberapa bulan lagi berakhir.

Pada kesempatan itu, Walikota Cirebon Drs H Nashrudin Azis SH meminta agar komunikasi yang terbangun baik selama ini bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan. Ini untuk menghindari kesalahpahaman dalam menyelesaikan persoalan.

Dicontohkannya, dalam hal persoalan selisih tagihan pembayaran PJU, hal ini menurutnya tidak perlu dibesar-besarkan. Pasalnya komunikasi yang terjalin bisa dengan cara yang baik diselesaikan. Tanpa perlu ada pihak saling menyalahkan.

“Kita sebagai penyelenggara pemerintahan ditugaskan untuk melayani masyarakat. Dalam pelayanan kita sama-sama juga diperiksa BPK. Bahkan bila pelayanan kita tidak optimal, masyarakat akan mengkritik kita juga,” ungkapnya usai penandatanganan MoU di ruang kerjanya.

Manajer PT PLN UP III Cirebon Suwarno menjelaskan, seusai dengan MoU pihaknya mendapatkan tugas sebagai pemungut pajak penerangan jalan (PPJ). Dan ini sudah puluhan tahun dilaksanakan, karena batas waktu MoU sebentar lagi habis dan perlu diperpanjang.

Suwarno menyebutkan, dalam sebulan pihaknya rata-rata bisa mengumpulkan PPK dari pelanggan PLN baik industri maupun rumah tangga sekitar Rp2 miliar per bulannya. Dan kemudian disetorkan ke Pemkot Cirebon sebagai pemasukan kas daerah dari pajak PJU. “Nah sebelum diserahkan, PPJ ini akan dipotong dulu dengan pembayaran PJU. Baru setelah itu kita setor ke kas daerah,” ungkapnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon Ir H Yoyon Indrayana MT mengatakan, permasalahan pembayaran rekening PJU akan segera diselesaikan. Intinya ini adalah kewajiban pemkot untuk membayarnya dan akan dibayar. Karena anggarannya sudah tersedia dan dialokasikan persis Rp211 juta.

Sebelumnya, atas saran dari BPK, untuk pembayaran rekening PJU ini harus ada verifikasi data dulu. Untuk itu Hari Rabu ini akan dilakukan pembahasan antara pemkot, PLN dan tim verifikasi. Setelah ada kesepakatan, akan ditandatangani berita acara baru kemudian pembayarannya. “Sudah klir ini masalah pembayaran PJU, tinggal berita acaranya saja nanti ditandatangani,” tuturnya.

Untuk diketahui, besaran tagihan rekening PJU di Kota Cirebon mencapai Rp800 juta per bulan. (gus)

Berita Terkait