Penangguhan Penerbangan Boeing 737 MAX Diperpanjang

BOEING737
UJI COBA: Pesawat Boeing 737 MAX diujiterbangkan di Seattle, belum lama ini. American Airlines Group memperpanjang penangguhan penerbangan Boeing 737 Max hingga 3 September. Foto: AP

WASHINGTON – Maskapai asal Amerika Serikat, American Airlines Group mengatakan, akan memperpanjang penangguhan (grounding) penerbangan Boeing 737 MAX hingga 3 September 2019.

Pengumuman itu merupakan sebuah kemunduran dari yang ditentukan International Air Transport Association (IATA). Pasalnya pada Mei lalu, IATA memperkirakan Boeing 737 MAX baru bisa beroperasi kembali pada Agustus mendatang.

Pesawat Boeing 737 MAX dilarang terbang di seluruh dunia sejak Maret lalu setelah kecelakaan fatal di Ethiopia yang menewaskan seluruh 157 penumpang. Insiden itu adalah kecelakaan kedua dalam lima bulan, setelah sebelumnya Lion Air JT610 dengan jenis sama juga jatuh di Jawa Barat, Indonesia.

Disebutkan oleh American Airlines, bahwa perpanjangan grounding ini memberikan lebih banyak waktu kepada para klien dan awaknya untuk lebih matang merencanakan perjalanan mereka.

Pasalnya saat ini, Boeing belum menyelesaikan penerbangan uji sertifikasi dan menyerahkan perbaikan perangkat lunak secara resmi kepada Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) untuk persetujuan.

Boeing mengatakan pihaknya terus bekerja dengan regulator global untuk memberikan informasi yang mereka butuhkan untuk mengesahkan pembaruan MAX dan materi pelatihan serta pendidikan.

Penjabat FAA, Dan Elwell, mengatakan kepada wartawan bulan lalu, bahwa ia tidak memiliki jadwal khusus untuk menghapus penangguhan pesawat Boeing 737 MAX.

“Jika Anda mengatakan bulan Oktober, saya bahkan tidak akan mengatakan hal itu. Hanya karena kita belum selesai menentukan dengan tepat apa persyaratan pelatihannya,” kata Elwell.

Boeing berharap pemutakhiran perangkat lunak dan pelatihan pilot 737 MAX akan dapat membantu mencegah adanya data yang salah yang memicu sistem MCAS. (der/cna/fin)